Rocky Gerung Berharap ke Nasdem: Mudah-Mudahan Gabung Akal Sehat

- Publisher

Sabtu, 6 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

“Nasdem punya pikiran dan bahasa politiknya itu 20 persen beroposisi. Ya saya harap Nasdem gabung dengan PKS dan Demokrat untuk membuka kemungkinan calon (capres) diuji kemampuan berpikirnya, moral dan integritasnya,” ujar Rocky dalam perbincangan itu dikutip di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Jumat 5 Februari 2021.

Dengan sikap Partai Nasdem itu, Rocky menilai partai yang diketuai Surya Paloh itu bisa diandalkan untuk melawan dominasi oligarki. Menurutnya, Nasdem sedang berupaya menghasilkan dan mengembalikan lagi Indonesia, sebab pemerintah ini dipaksakan terpilih untuk kepentingan oligarki.

BACA JUGA:  Survei SMRC Terbaru: Elektabilitas Ganjar 26,7%, Prabowo 18,8% dan Anies 17%

“Mudah-mudahan Nasdem ikut serta dalam akal sehat PKS dan Anies serta Demokrat dengan AHY, yang punya politik penanding yang politiknya menandingi politik mainstrem di Istana,” tuturnya.

Jegal Anies Baswedan

Rocky mengatakan kudeta Partai Demokrat oleh Moeldoko dan orangnya bagian dari paket menjegal Anies Baswedan. Selain kudeta, skema ambang batas presiden minimal 20 persen merupakan paket senada dalam mengunci calon berkualitas pada kompetisi 2024.

BACA JUGA:  Eks Ketum Nasdem Blak-blakan: Surya Paloh Salah Hitung Saat Deklarasi Anies

Namun untungnya, publik sebagian sadar cara rezim mengondisikan ambang batas presiden ini adalah bagian dari skema tersebut. Harusnya yang dibatasi bukan syarat pencalonan dukungan di Pilpres.

“Pemerintah berupaya halangi dengan PT (presidential threshold), tapi soalnya publik tahu ngapain halangi parpol yang kecil itu dengan PT atau parliamentary threshold. Kan mestinya partai besar tunjukkan siapa capresnya, supaya diuji di pikiran konsep pikirannya. bukan jumlah PT,” jelasnya.

Rocky mengatakan dari awal dia melihat kudeta Partai Demokrat adalah sinyal satu paket kecemasan oligarki kekuasaan yang cemas pada Partai Demokrat dan AHY dan PKS dengan Anies.

BACA JUGA:  Muhammad Kadri Hadiri Silaturahim PKS-NasDem Kepri

Dia melihat Partai Demokrat sudah berupaya menunjukkan siap berkompetisi soal ide dan gagasan, sama juga dengan Anies yang bukan cuma secara fungsinya membersihkan Kali Ciliwung saja tapi akal pikiran dunia internasional.

“Jadi AHY Anies dia itu diintai kekuasaan yang takut agar jangan sampai Indonesia itu jadi terbuka. Mereka ingin Indonesia dikunci,” katanya.

(RWH/Hops)

Berita Terkait

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya
DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:20 WIB

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:32 WIB

Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:07 WIB

Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru