Pada kesempatan tersebut, Denny menyampaikan, krisis Partai Demokrat ditanggapi dengan cara-cara keliru. Misalnya, kata dia, dengan memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum. Kini, hanya SBY yang dipercaya bisa menyelamatkan partai bernuansa biru tersebut.
“Harapan terbesarnya kan ada pada AHY yang diharapkan bisa mengangkat citranya, karena dia muda, ganteng, dan mantan tentara. Makanya ditarik jadi pimpinan partai, tapi nyatanya enggak ngangkat juga.”
“Nah, mau enggak mau, sebagai orang tua, kalau melihat bayinya mau menghilang, dia bakal berpikir bagaimana menyelamatkannya. Sehingga, Pak SBY merasa, bahwa hanya dirinya sendiri yang laku dijual untuk Partai Demokrat, bukan anaknya atau siapa-siapa,” kata dia.
(ER/Hops)
Halaman : 1 2

















