Satgas Pemulangan PMI Dipimpin Dandim 0316/Batam

- Publisher

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tim ini dipimpin langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Kav Sigit Dharma Wiryawan.

“Melalui tim ini, arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait Protokol Kesehatan dan aturan dari Menteri Kesehatan (Menkes) ditegakkan. Contoh semua yang pulang melalui Batam, wajib di swab,” kata Rudi, Selasa (20/4/2021).

Maka dari itu, Rudi dalam rapat langsung menanyakan kesiapan sarana pendukung tes polymerase chain reaction (PCR) kepada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam. Untuk mesin PCR, Batam saat ini memiliki tujuh mesin PCR, tiga di antaranya di BTKL-PP, kemudian satu di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, satu di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), satu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah dan satu di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

BACA JUGA:  Batam Usulkan Lex Specialis Kependudukan, Amsakar Soroti Tingginya Arus Migrasi

“Soal reagen (salah satu cairan yang biasanya digunakan di laboratorium) kalau masih kurang, pak Doni (Kepala BNPB) sudah janji akan kasih berapapun,” katanya.

Sementara, masih kata Rudi, terkait kemampuan penampungan atau tempat karantina PMI, Rudi mengatakan bahwa, sejak awal pihaknya sudah menyiapkan baik rumah sakit pemerintah maupun yang didukung rumah sakit milik swasta. Kapasitas pada rumah sakit sebanyak 2.151 tempat tidur dan kapasitas fasilitas pendukung karantina sebanyak 1.570 orang.

“Kalau tak cukup juga, rusun-rusun akan kami gunakan,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang kini dihadapi adalah, limit waktu singgah PMI 5×24 jam sebagaimana ketentuan. Sementara tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, bakal berlaku penutupan moda (transportasi) angkutan baik darat, udara maupun laut. Maka diperlukan dispensasi waktu bagi PMI yang bersangkutan.

BACA JUGA:  PERPANI Batam Gelar Pelatihan Pelatih Panahan, Hadirkan Srikandi Olimpiade Indonesia

Hal ini disampaikan Rudi dalam rapat bersama BNPB. Masalah lain yakni biaya operasional penangan PMI (Permakanan, Tempat Karantina, Transportasi dan Sumber Daya Manusia). Selain itu juga terdapat PMI yang dokumen PCR test diduga palsu dan tidak dilakukan pemeriksaan PCR di Malaysia.

Kemudian masalah lainnya ialah, jadwal kedatangan kapal dari negara asal Singapura dan Malaysia yang tidak tetap (siang, sore bahkan malam hari).

“Terdapat juga PMI yang sakit ketika masuk Kota Batam, sehingga harus dilakukan perawatan tersendiri,” ujarnya belum lama ini.

Karena itu pihaknya menilai perlunya dukungan anggaran dari Pemerintah/BNPB terhadap penanganan kedatangan PMI melalui Pintu masuk Kota Batam.

Sementara itu, Ketua Satgas Pemulangan PMI melalui Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan menyampaikan bahwa, pihaknya akan segera membicarakan lebih lanjut terkait teknis tugas yang diemban jajaran timnya. Namun demikian, ia menegaskan proses pemulangan akan dilakukan sebaik mungkin.

BACA JUGA:  Kadis Pariwisata Batam : Kafe Yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Awas!

Lebih lanjut, Letkol Kav Sigit menginginkan tes PCR terhadap para PMI kelak akan langsung digelar di pelabuhan. Dalam proses tersebut dipastikan PMI tidak boleh keluar sebelum dites PCR.

“Kalau ada yang positif, langsung dibawa ke RSKI Galang. Sedangkan yang negatif, bisa pulang ke daerahnya masing-masing,” kata Letkol Kav Sigit.

Sementara itu, masih kata Letkol Kav Sigit, waktu pemulangan yang bertepatan dengan kebijakan penutupan moda angkutan pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, penanganannya dimungkinkan akan diinapkan terlebih dahulu di sejumlah lokasi yang telah disediakan.

“Karena saya baru ditunjuk, jadi belum tahu betul tugas kami, kami akan segera bicarakan. Namun kami ingin pastikan bahwa pemulangan akan berjalan lancar,” katanya. (IS)

Berita Terkait

Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi
BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan
Warga Lubukbaja Apresiasi Program Amsakar-Li Claudia, Air Bersih hingga Seragam Gratis Jadi Bukti Nyata
Pembangunan SMKN 13 Dimulai, Amsakar Tegaskan SDM Unggul Jadi Prioritas Batam
PLN Batam Gencarkan Pemeliharaan Preventif, Cegah Gangguan Listrik Berkepanjangan
Cegah Lahan Tidur, BP Batam Wajibkan Pelaporan Perizinan Mandiri Secara Online Via LMS
TP-PKK Batam Borong Penghargaan Lomba Vlog Nasional, Erlita: Bukti Kader Mampu Berinovasi di Era Digital
Kabar Baik! Proyek Pipa Baru BP Batam Hampir Rampung, Air Bengkong-Batuampar Segera Lancar

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:00 WIB

Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:44 WIB

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:00 WIB

Warga Lubukbaja Apresiasi Program Amsakar-Li Claudia, Air Bersih hingga Seragam Gratis Jadi Bukti Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:54 WIB

Pembangunan SMKN 13 Dimulai, Amsakar Tegaskan SDM Unggul Jadi Prioritas Batam

Senin, 13 Juli 2026 - 12:36 WIB

PLN Batam Gencarkan Pemeliharaan Preventif, Cegah Gangguan Listrik Berkepanjangan

Berita Terbaru