Seorang Pria Disuntik 2 Vaksin COVID-19 yang Berbeda, Amankah?

- Publisher

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Kejadian langka terkait program vaksinasi Covid-19 yang tengah berlangsung kembali terjadi. Kali ini dialami oleh seorang pria asal New Hampshire, Amerika Serikat.

Ialah Craig Richards, pria yang disebutkan baru saja menerima vaksin campuran dari dua jenis vaksin Covid-19 yang berbeda. Mengutip Newser, dari laporan WMUR, Craig awalnya pada Maret 2021 menerima vaksin dosis pertama dengan menggunakan vaksin Moderna.

BACA JUGA:  COVID-19 Naik lagi, Masyarakat Harus Vaksinasi Lengkap

Ia kemudian kembali ke lokasi vaksinasi yang sama di Lebanon Barat, awal pekan lalu untuk vaksin dosis yang kedua. Namun, pada dosis kedua dia tak sengaja disuntikkan vaksin dari Pfizer.

“Sesaat setelah tenaga medis selesai menyuntik, ia kemudian melihat kartu vaksin milikku dan aku pikir ia baru tersadar kalau dirinya baru saja memberiku vaksin Pfizer,” kata Craig.

BACA JUGA:  Meski positif, Pasien Covid-19 Tak Bisa Tulari Orang Lain Setelah 11 Hari

Untungnya, Craig tak perlu merasa cemas karena otoritas kesehatan setempat mengungkapkan kondisi Craig akan tetap baik-baik saja meskipun divaksin dengan dua jenis vaksin Covid-19 yang berbeda.

“Suntikan vaksin campuran aman, karena pedoman dari CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) merekomendasikan pencampuran brand jika vaksin dari dari dosis pertama tidak tersedia pada dosis kedua. Meskipun belum ada studi klinis soal apakah vaksinasi campuran sama efektifnya dengan yang versi lengkap dan tak dicampur, vaksinasi itu masih akan memberikan perlindungan yang cukup sehingga dosis ketiga tidak diperlukan atau direkomendasikan,” bunyi pernyataan departemen kesehatan negara. (RM/Okezone)

Berita Terkait

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terbaru