Batam Dihantam Gelombang Ketiga COVID-19

- Admin

Sabtu, 24 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Kota Batam kini menghadapi gelombang ketiga COVID-19, melihat dari melonjaknya angka warga yang tertular virus corona, pada beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi menyatakan, Batam sudah melalui puncak gelombang kedua COVID-19 pada pekan ketiga Oktober 2020. Saat itu, dalam sepekan 517 orang terpapar virus corona.

Baca Juga: Batam Kembali Jadi Zona Merah COVID-19

“Gelombang kedua, yang positif dalam sepekan sampai 570 lebih,” kata Kepala Dinas di Batam, Sabtu 24 April 2021, dilansir dari Antara.

Baca Juga :  Tunjuk Langit Resto and Coffee, Usung Konsep Kekinian & Tawarkan Makanan Khas Melayu

Setelah pekan ketiga Oktober 2020, angka penularan melandai. Namun, kini mulai meningkat lagi.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat pada pekan ketiga April 2021, 326 orang warga terpapar virus corona.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan penanganan dan mempersiapkan diri demi mengantisipasi peningkatan penularan pada gelombang ketiga COVID-19.

Baca Juga :  Kunjungi Pasar di Batam, Syamsul Bahrum Puji Sarana Pendukung Protokol Kesehatan

“Sama dengan saat penanganan gelombang kedua, kami siapkan tempat karantina alternatif,” kata Didi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi (ist)

Pemko Batam telah menyiapkan beberapa lokasi karantina, untuk mengantisipasi lonjakan warga yang positif COVID-19, di antaranya Rusun milik Pemko Batam yang bisa menampung sekitar 200 orang dan Rusun milik BP Batam yang bisa menampung sekitar 150 orang.

Baca Juga :  Kutuk Bom Depan Katedral Makassar, DPN Garuda: Biadab!

Baca Juga: Kapasitas RSKI Galang Masih Memadai

Kemudian gedung Bapelkes Batam yang bisa menampung 150 orang dan Asrama Haji untuk 300 orang.

“Kami langsung koordinasi di lapangan. Selanjutnya disiapkan hotel-hotel,” kata Didi.

Sementara itu, hingga kini tercatat 6.815 warga positif COVID-19, dari jumlah itu 6.220 orang di antaranya sembuh, 159 orang meninggal, dan 436 orang lainnya masih dirawat. (RWH/Antara)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB