Menteri PPN Tunggu Master Plan Revitalisasi Pulau Penyengat

- Admin

Senin, 26 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Antara Foto)

(Antara Foto)

INIKEPRI.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mendukung usulan master plan revitalisasi Pulau Penyengat yang digagas Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad.

“Master plan itu bisa diajukan ke kami, kemudian dilihat ini akan menjadi wisata religi seperti apa, kemudian kami akan tujukan ke Kementerian atau Lembaga mana yang harus mendukung. Jadi, tugas Pemda adalah mendesain, termasuk bagaimana membuat masyarakat sekitar sini mendapatkan manfaat dari kehadiran wisata religi ini,” ujar Menteri Suharso Monoarfa usai menunaikan Shalat Zuhur di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, Tanjungpinang, Minggu (25/4/2021), dilansir dari Antara.

Baca Juga :  757 Kepri Jaya FC Cetak Tiket Liga 3 Nasional

Kunjungan ke Penyengat merupakan rangkaian aktivitas Menteri Suharso dalam kunjungan kerjanya ke Kepri. Menteri Suharso yang tiba sejak Jumat (23/5/2021) memastikan sejumlah program strategis nasional di daerah itu bisa berjalan cepat.

Usai menunaikan ibadah Zuhur, Menteri Suharso mengunjungi makam Pahlawan Nasional Raja Ali Haji.

Baca Juga :  121 Ribu Orang Wisman Kunjungi Kepri pada Juli 2023

Menteri Suharso juga mengingatkan pentingnya isu lingkungan. Begitu pula dengan kebiasaannya mempromosikan untuk tidak memakai plastik.

“Misalnya motor, atau becak motor, karena polutif bisa kita ganti dengan sepeda kayuh atau sepeda baterai karena jaraknya titik kunjungan tidak begitu jauh,” katanya.

Museum di masjid, kata dia, dapat direvitalisasi dengan menggunakan standar internasional. Karena, masjid ini merupakan maha karya yang luar biasa yang harus dilindungi.

Baca Juga :  Ketinggian Gelombang di Sejumlah Perairan Kepri Berpotensi Meningkat

“Terakhir kami akan membantu pengajuan Pulau Penyengat sebagai World Heritage ke UNESCO. Itu ada aplikasi yang harus diisi,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan rencana revitalisasi kawasan wisata religi Pulau Penyengat, mulai dari masjid sampai ke pelabuhan.

Proses revitalisasi, katanya, akan dilakukan tanpa mengurangi nilai-nilai historis yang ada.

“Kita harus menjaga peninggalan-peninggalan ini sesuai dengan bentuk aslinya,” demikian Ansar. (ET/Antara)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB