Menteri PPN Tunggu Master Plan Revitalisasi Pulau Penyengat

- Publisher

Senin, 26 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Antara Foto)

(Antara Foto)

INIKEPRI.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mendukung usulan master plan revitalisasi Pulau Penyengat yang digagas Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad.

“Master plan itu bisa diajukan ke kami, kemudian dilihat ini akan menjadi wisata religi seperti apa, kemudian kami akan tujukan ke Kementerian atau Lembaga mana yang harus mendukung. Jadi, tugas Pemda adalah mendesain, termasuk bagaimana membuat masyarakat sekitar sini mendapatkan manfaat dari kehadiran wisata religi ini,” ujar Menteri Suharso Monoarfa usai menunaikan Shalat Zuhur di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, Tanjungpinang, Minggu (25/4/2021), dilansir dari Antara.

BACA JUGA:  Perintah Ansar, Bantuan Harus Tersalur Cepat

Kunjungan ke Penyengat merupakan rangkaian aktivitas Menteri Suharso dalam kunjungan kerjanya ke Kepri. Menteri Suharso yang tiba sejak Jumat (23/5/2021) memastikan sejumlah program strategis nasional di daerah itu bisa berjalan cepat.

Usai menunaikan ibadah Zuhur, Menteri Suharso mengunjungi makam Pahlawan Nasional Raja Ali Haji.

BACA JUGA:  Kasus Naik, Tempat Karantina Terpadu Pasien di Kepri Hampir Penuh

Menteri Suharso juga mengingatkan pentingnya isu lingkungan. Begitu pula dengan kebiasaannya mempromosikan untuk tidak memakai plastik.

“Misalnya motor, atau becak motor, karena polutif bisa kita ganti dengan sepeda kayuh atau sepeda baterai karena jaraknya titik kunjungan tidak begitu jauh,” katanya.

Museum di masjid, kata dia, dapat direvitalisasi dengan menggunakan standar internasional. Karena, masjid ini merupakan maha karya yang luar biasa yang harus dilindungi.

BACA JUGA:  Satgas: Kepri Tidak Miliki Alat Deteksi Omicron

“Terakhir kami akan membantu pengajuan Pulau Penyengat sebagai World Heritage ke UNESCO. Itu ada aplikasi yang harus diisi,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan rencana revitalisasi kawasan wisata religi Pulau Penyengat, mulai dari masjid sampai ke pelabuhan.

Proses revitalisasi, katanya, akan dilakukan tanpa mengurangi nilai-nilai historis yang ada.

“Kita harus menjaga peninggalan-peninggalan ini sesuai dengan bentuk aslinya,” demikian Ansar. (ET/Antara)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru