Dua Nelayan Batam Masuk Perairan Malaysia, Dibebaskan dari Tuntutan

- Publisher

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA/Naim/am)

(ANTARA/Naim/am)

INIKEPRI.COM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menjemput dua nelayan Batam yang sempat ditahan Malaysia, karena memasuki wilayah perairan negara jiran itu saat mencari ikan.

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto langsung menjemput dua nelayan Kota Batam Abdul Rahman dan Riyandi yang diantar Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di perairan Malaysia, Senin 26 April 2021.

“Mereka menangkap ikan, masuk ke wilayah Malaysia,” kata Laksma Hadi Pranoto.

Pada 10 April 2021, saat sedang mencari ikan, kedua nelayan itu memasuki wilayah Malaysia tanpa sengaja. Keduanya memang tidak mengetahui batas wilayah Indonesia, dan tidak dilengkapi alat navigasi.

BACA JUGA:  Mantap! Cen Sui Lan Masuk Nominasi Anggota DPR RI Terpopuler 2023

Namun, karena kedua nelayan itu terbukti tidak membawa barang selundupan, maka keduanya mendapatkan toleransi. Bahkan, ikan pun belum sempat mereka tangkap.

“Mereka murni nelayan tradisional Indonesia wilayah Batam. Tidak ditemukan berupa barang penyelundupan seperti narkoba,” kata dia lagi.

Ia berpesan kepada seluruh nelayan untuk menguasai ilmu kelautan, lintang dan bujur, serta batas negara, agar tidak kembali melanggar wilayah negara, terutama antara Indonesia dan Malaysia yang memang dekat.

BACA JUGA:  Ranperda LAM Batam Belum Diputuskan, DPRD Tunda Paripurna hingga Mei 2026

Para nelayan juga diingatkan untuk mencari ikan di wilayah negara masing-masing, mengingat sumber daya yang melimpah di antara dua negara.

“Cukup melimpah, tapi jangan menangkap ikan di bukan wilayah miliknya, dengan alasan apa pun,” kata dia pula.

Pengarah Maritim Negeri Johor APMM Laksamana Pertama Nurul Hizam bin Zakaria mengatakan pengembalian dua nelayan asal Batam itu merupakan bentuk kerja sama antarnegara yang sudah terjalin baik selama ini.

“Alhamdulillah ini lambang kerja sama dua negara antara dua jabatan dari APMM dan Bakamla,” kata dia pula.

BACA JUGA:  Kirim Alkes ke Natuna, Lanud Hang Nadim Terjunkan Pesawat Cassa Nurtanio

Kedua nelayan itu sejatinya memiliki kesalahan, namun berdasarkan hasil pertimbangan dari permohonan KJRI di Johor Bahru, maka pihaknya memutuskan untuk melepaskan kedua warga itu dan menyerahkannya ke Bakamla.

“Kami harapkan, kepada semua nelayan, Malaysia juga, mengingatkan mereka perlu menguasai ilmu kelautan. Garis sepadan dan peraturan Kerajaan, bukan hanya Malaysia, tapi juga RI,” kata dia lagi.

Sepanjang tahun ini, APMM mencatat dua kasus nelayan Indonesia yang memasuki wilayah Malaysia.

Dibebaskan dari Tuntutan

Berita Terkait

BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas
BP Batam Tuntaskan 12 Pekerjaan Perbaikan Jalan, Ruas Pura Agung Amertha Buana-Taman Kota Berlanjut
Foto Amsakar Bersama Yuwanky Beredar, Pemko Batam Tegaskan Konteksnya Kerja Sama Pasar Induk Jodoh
Pemko Batam Gandeng 15 Perusahaan, Bidik 20 Persen Tenaga Kerja dari Putra-Putri Tempatan
Perkuat Ekosistem Aviasi, BP Batam Dukung Pengembangan Batam Aero Engine
Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026
Tak Sekadar Kreatif, Erlita Dorong Produk IKM Batam Punya Pasar dan Tingkatkan Kesejahteraan
PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:58 WIB

BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:23 WIB

BP Batam Tuntaskan 12 Pekerjaan Perbaikan Jalan, Ruas Pura Agung Amertha Buana-Taman Kota Berlanjut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Foto Amsakar Bersama Yuwanky Beredar, Pemko Batam Tegaskan Konteksnya Kerja Sama Pasar Induk Jodoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Pemko Batam Gandeng 15 Perusahaan, Bidik 20 Persen Tenaga Kerja dari Putra-Putri Tempatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Perkuat Ekosistem Aviasi, BP Batam Dukung Pengembangan Batam Aero Engine

Berita Terbaru