Natuna Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut untuk Korban KRI Nanggala

- Publisher

Rabu, 28 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Komunitas Jelajah Bahari Kabupaten Natuna, Kepri, mengibarkan bendera merah putih setengah tiang di bawah laut untuk menghormati gugurnya 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402.

“Bendera diikat di tiang kayu, lalu dipancang di celah-celah karang,” kata Cherman dilansir dari Antara, Selasa (27/4).

Sekitar enam anggota komunitas selam itu mengibarkan bendera tersebut di kedalaman laut sepuluh meter. Persisnya di area konservasi wisata alif stone park.

Seorang anggota Komunitas Jelajah Bahari Natuna Cherman menyampaikan bendera itu dibiarkan berkibar di dasar laut selama tujuh hari ke depan, setelahnya baru boleh dibuka

BACA JUGA:  Cabup-Cawabup Pilihan Prabowo Daftar ke KPUD Natuna

Menurut Cherman aksi pengibaran bendera yang menjadi simbol negara itu merupakan spontanitas kelompoknya sebagai wujud bela sungkawa atas wafatnya putra-putri terbaik bangsa Indonesia.

Apalagi teruntuk Kolonel Laut (P) Harry Setiawan yang seorang Komandan Satuan Selam (Dansatsel) sekaligus salah satu korban tenggelamnya KRI Nanggala 402.

BACA JUGA:  Cuaca Buruk Sebabkan Kapal Penyeberangan Rakyat di Natuna Terhenti

Almarhum yang pernah menjabat Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Natuna itu memang memiliki kedekatan emosional dengan komunitas tersebut.

“Semasa menjabat Danlanal periode 2018-2019. Pak Harry selalu ikut kami menyelam,” kata Cherman.

Selain itu, kata Cherman, Harry juga merupakan sosok yang mudah bergaul dan akrab dengan siapa saja.

Dia sangat disenangi warga pulau terluar di ujung utara itu karena sikapnya yang ramah, sopan, dan menyayangi anak-anak.

“Beliau suka main musik, naik motor, duduk minum kopi dengan warga dan pemuda. Juga taat beribadah,” ungkap Cherman.

BACA JUGA:  Terbelah Menjadi 3, Bagian KRI Nanggala-402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter

Kepergian Harry, tentu menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Natuna. Begitu banyak memori indah terukir semasa beliau hidup dan mengabdi di Natuna.

“Kami mendoakan semoga almarhum Pak Harry dan semua kru kapal KRI Nanggala 402 ditempatkan di surga Allah SWT. Sementara korban yang ditinggalkan, harapannya selalu diberi kesabaran dan kesehatan,” demikian Cherman. (ET/Antara)

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru