Dinkes Tanjungpinang Pastikan Vaksin AstraZeneca Aman Digunakan

- Publisher

Kamis, 20 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, dr. Nugraheni Purwaningsih mengungkapkan masyarakat tidak perlu ragu dengan program vaksinasi COVID-19 pemerintah, termasuk penggunaan vaksin AstraZeneca.

Sampai saat ini, dari sekian bukti ilmiah yang dilakukan oleh tim kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) bahwa fatality yang disebabkan vaksinasi itu belum ketemu.

Namun, ternyata meninggalnya orang yang statusnya telah divaksinasi karena ada hal-hal lain seperti jantungnya pernah dipasang ring dan sebagainya, bukan akibat dari vaksinasi yang diterimanya.

BACA JUGA:  Dinkes Tanjungpinang Beri Orientasi Kepada 243 TPK Beresiko Stunting

“Masyarakat diimbau jangan ragu dan terbawa berita hoaks terkait program vaksinasi. Vaksin AstraZeneca aman digunakan. Bahkan, untuk ke hati-hatian vaksin dengan nomor batch yang sama kemudian diambil sampel selama ini hasilnya aman,” tegas dr. Nugraheni, Rabu (19/5/2021).

Dia mengatakan, di Tanjungpinang vaksin tersebut saat ini masih digunakan. Dari jumlah sasaran yang sudah menerima vaksin astrazeneca hingga sekarang belum ada yang terpapar COVID-19.

BACA JUGA:  Rapat Paripurna DPRD, Wali Kota Lis: Pentingnya Memperkuat Kolaborasi Antara Unsur Eksekutif dan Legislatif

“Justru yang terpapar sasaran yang menerima vaksin sinovac, setelah ditelusuri mereka baru beberapa hari menerima suntikan, sehingga imunitas belum terbentuk,” jelas dia

Secara ilmu kedokteran, kata Nugraheni orang yang terpapar setelah divaksinasi berarti imunitas tubuhnya belum optimal. Masyarakat harus mengetahui bahwa vaksinasi itu sangat penting sebab dari capaian provinsi lain di Indonesia yang sudah 100 persen divaksinasi angka penularan COVID-19 sudah cenderung turun. 

“Seperti Bali, total masyarakat tervaksinasi sudah 100 persen, jadinya mereka lebih aman, DKI Jakarta 75 persen, Kepri sekitar 40 persen, itu termasuk angka tinggi dibanding 33 provinsi lainnya,” kata dia.

BACA JUGA:  Begini Surat Edaran Pemko Tanjung Pinang Terkait Idul Adha

Vaksinasi di Kepri, khususnya Tanjungpinang memang harus dimaksimalkan, karena daerah ini termasuk wilayah perlintasan Singapura dan Malaysia, selain itu pekerja migran juga masuk melalui Tanjungpinang sehingga berbahaya jika tidak menyukseskan program itu. 

“Kami optimis dari 35 ribu sasaran yang sudah tervaksinasi, Alhamdulillah efektif,” tutup dia. (ET)

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terbaru