Minggu, 13 Juni 2021
Ikuti Kami di :
23 Mei 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Anggota prajurit Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XII/Tanjungpura (TPR) mencuri perhatian banyak orang terkait karena aksi inspiratifnya yang membantu kesulitan perekonomian seorang warga bernama Asubairi, warga kampung Marhaban, Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan.

Ia adalah Sersan Kepala (Serka) Ari Ibrahim, sebagai Turmin Seksi Teritorial Spesial Bagian Umum (Sbagum) Rindam XII/TPR.

Menurut pengakuannya, hal tersebut spontan ia lakukan pasalnya secara tidak sengaja ia melihat rumah kecil yang terbuat dari papan kayu dan beratap daun di dekat musala tersebut sehingga menyita perhatiannya.

Awalnya ia diperintahkan untuk mencari musala yang akan diperbaiki dalam rangka kegiatan Pembinaan Teritorial, pada Jumat (21/5/2021).

Rindam XII/TPR sebagai Lembaga Pendidikan (Lemdik) Daerah mempunyai tugas menyelenggarakan Pembinaan Teritorial (Binter) di wilayah sekitar Satuan Non Komando Kewilayahan (Binter Satnonkowil) Rindam XII/TPR.

“Awal mula, saya bertemu dengan Pak Asubairi. Waktu itu, saya sedang mencari musala yang akan diperbaiki dalam rangka kegiatan Binter. Kebetulan di dekat musala itu, saya melihat rumah kecil yang terbuat dari papan dan beratap daun. Di depan rumah tersebut saya lihat seorang kakek yang sedang membersihkan halaman rumah bersama seorang nenek. Dengan spontan saya menghampiri mereka untuk menanyakan informasi terkait musala yang rencananya akan dijadikan lokasi Binter,” ungkap Serka Ari menceritakan awal pertemuannya dengan Asubairi, Minggu (23/5/2021).

Usai menemukan musala yang akan dijadikan sebagai sasaran Binter tersebut, Serka Ari melaporkan kepada atasannya untuk tindaklanjut pelaksanaan Binter. Seiring berjalannya waktu, ditengah kegiatan renovasi musala, Serka Ari banyak bertukar cerita dengan si kakek yang juga ikut membantu proses renovasi.

Ketika Serka Ari melihat kolam yang ada di halaman rumah pak Asubairi, terbesit dihatinya menanyakan kolam itu diisi ikan apa oleh pak Asubairi dan ternyata kolam itu kosong.

“Begitu banyaknya cerita suka maupun duka dari perjalanan hidup pak Asubairi yang diceritakan kepada saya, akhirnya saya berniat untuk membantu beliau. Saya melaporkan hal ini kepada atasan saya dengan harapan ada bantuan untuk pelaksanaan karya bhakti dan solusi untuk perekonomian keluarga pak Asubairi. Akhirnya laporan saya direspon baik oleh atasan, Rindam XII/TPR menggelar Binter di musala sekaligus karya bhakti di rumah pak Asubairi,” ujarnya.

Bantuan berupa bibit ikan juga diberikan untuk dimasukkan ke kolamnya, dengan harapan hasilnya nanti dapat membantu perekonomian beliau.

“Alhamdulillah, sampai sekarang kolam ikan itu masih terus berjalan walaupun masih ada terkendala sumber air, karena hanya mengandalkan air hujan. Insyaallah ke depan kalau ada rejeki, saya berencana membuatkan sumur bor untuk kebutuhan pak Asubairi dan kolam ikannya bahkan bisa dimanfaatkan juga untuk mushola karena tempatnya yang dekat dengan rumah pak Asubairi,” pungkasnya. (IS)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x