Dua Gedung Asrama Haji Batam Rawat Pasien COVID-19 Tanpa Gejala

- Publisher

Sabtu, 29 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Dua gedung di Asrama Haji Batam, Kepulauan Riau, Safa dan Marwah digunakan untuk merawat pasien COVID-19 tanpa gejala, yang jumlahnya terus bertambah di daerah itu.

“Gedung Safa untuk pasien lelaki dan Gedung Marwah untuk perempuan,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat meninjau Asrama Haji bersama Kapolda Kepri, Jumat 28 Mei 2021.

Saat ini, Asrama Haji Batam menampung sekitar 100 warga yang menjalani karantina di Asrama Haji dari total kapasitas 900 orang.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Polsek Belakang Padang Merespon Pencurian Mesin Tempel Warga Hinterland

Selain Asrama Haji, Wali Kota Batam Muhammad Rudi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepri dan Kota Batam juga meninjau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Hingga saat ini, telah terbentuk 2.375 Posko PPKM yang tersebar di penjuru Batam.

Wali Kota optimistis PPKM akan efektif menekan penyebaran COVID-19, karena langsung menyentuh masyarakat. Petugasnya pun melibatkan semua unsur di tingkat kelurahan dan RT-RW.

BACA JUGA:  Blue Fire Bar & Resto Buka Lagi, Siap Patuhi Protokol Kesehatan

“Cara kerja seperti ini sempurna, karena yang tidak terjangkau di level atas akan terjangkau melalui PPKM,” kata dia.

Pada peninjauan itu, Kapolda dan rombongan memberikan bingkisan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Pengurus Posko PPKM terkait.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S mengingatkan hingga kini Batam masih berstatus zona merah, karenanya semua pihak harus mengambil peran untuk menekan penyebaran COVID-19.

BACA JUGA:  Wagub Kepri yang Juga Istri Wali Kota Batam Nyatakan Maju di Pilwako 2024

Ia juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan Posko PPKM yang telah dibentuk.

PPKM, kata dia, merupakan upaya menekan penyebaran COVID-19 dan menjaga agar “Bed Occupancy Rate” rumah sakit tidak tinggi.

“Dengan demikian, layanan kesehatan bisa berjalan dalam koridor yang aman,” kata dia. (RWH/ANTARA)

Berita Terkait

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:36 WIB

Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terbaru