BGN Kaji Ulang Anggaran Program MBG 2027, Usulan Rp270 Triliun Dinilai Terlalu Besar

- Publisher

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir sekaligus Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI, Agustina Arumsari (yang memegang mic) saat memberikan keterangan pada pers di Gedung Badan Gizi Nasional RI, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026. Foto: RRI/ Agnes Claudia

Jubir sekaligus Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI, Agustina Arumsari (yang memegang mic) saat memberikan keterangan pada pers di Gedung Badan Gizi Nasional RI, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026. Foto: RRI/ Agnes Claudia

INIKEPRI.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mengkaji ulang kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2027. Evaluasi dilakukan bersama Kementerian Keuangan guna memastikan besaran anggaran yang disusun lebih realistis dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Juru Bicara sekaligus Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan usulan anggaran yang sebelumnya disusun mencapai sekitar Rp270 triliun. Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi jumlah penerima manfaat sebanyak 81 juta orang.

“2027 itu sekitar Rp270 triliun dengan asumsi penerima manfaat 81 juta. Itu usulan yang disusun sebelumnya,” kata Agustina dalam konferensi pers terkait Libur Sekolah–Libur MBG di Gedung Badan Gizi Nasional, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

BACA JUGA:  Finding a Good Asian Woman

Meski demikian, BGN menilai besaran anggaran tersebut masih terlalu tinggi jika dibandingkan dengan kondisi dan data yang tersedia saat ini. Karena itu, diperlukan pembahasan lebih lanjut untuk mendapatkan angka kebutuhan riil yang lebih tepat.

“Kami menganggap angkanya masih terlalu besar. Kalau melihat kondisi dan data yang ada,” ujarnya.

Menurut Agustina, pembahasan bersama Kementerian Keuangan masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Pemerintah memberikan waktu sekitar satu bulan kepada BGN untuk menyusun kembali kebutuhan anggaran yang lebih akurat sebelum ditetapkan menjadi pagu definitif.

BACA JUGA:  Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Januari 2025, Pemerintah Perkuat Sinergi

“Kami diberi waktu satu bulan untuk menyusun ulang. Besok dan minggu depan masih dibahas,” katanya.

Dalam proses evaluasi tersebut, BGN juga tengah menyiapkan berbagai langkah efisiensi agar program dapat berjalan lebih efektif tanpa mengurangi manfaat yang diterima masyarakat. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penyesuaian insentif serta penajaman sasaran penerima manfaat.

“Kalau bisa lebih efisien tentu akan kami lakukan. Semua harus berbasis data yang valid,” ucap Agustina.

BACA JUGA:  Prabowo Makan Siang Bersama Pelajar Sekolah Rakyat Tabanan, Menu MBG Disantap dengan Lahap

Ia menegaskan bahwa penajaman data menjadi fokus utama dalam penyusunan kembali anggaran Program Makan Bergizi Gratis. Dengan data yang lebih akurat, pemerintah berharap anggaran yang disiapkan benar-benar tepat guna dan mampu mendukung keberhasilan program secara berkelanjutan.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan setiap rupiah yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengurangi efektivitas pelaksanaan program di masa mendatang.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Warga Galang Sampaikan Aspirasi, Amsakar-Li Claudia Siapkan Program untuk Nelayan hingga Generasi Muda
Pemerintah Evaluasi Program MBG, Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T Jadi Prioritas
Mahasiswa Kritik Program MBG hingga Persoalan Banjir Batam, Kamaluddin Turun Temui Massa
Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan! Pemko Batam Latih 200 Pelaku IKM Naik Kelas
Kabar Besar dari Natuna! Untuk Pertama Kalinya Gas Natuna Siap Mengalir ke NKRI
Jadi Driver Online di Bekasi, Buronan Kasus Penipuan Rp3 Miliar terhadap Mantan Bupati Natuna Akhirnya Ditangkap
RDP Bersama Komisi VI DPR RI, BP Batam Paparkan Rencana Kerja Anggaran Program Pembangunan Batam
Sebanyak 11 Gedung Kopdes Merah Putih di Batam Rampung, Siap Gerakkan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:57 WIB

Warga Galang Sampaikan Aspirasi, Amsakar-Li Claudia Siapkan Program untuk Nelayan hingga Generasi Muda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:23 WIB

Pemerintah Evaluasi Program MBG, Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T Jadi Prioritas

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:09 WIB

BGN Kaji Ulang Anggaran Program MBG 2027, Usulan Rp270 Triliun Dinilai Terlalu Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:59 WIB

Mahasiswa Kritik Program MBG hingga Persoalan Banjir Batam, Kamaluddin Turun Temui Massa

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:30 WIB

Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan! Pemko Batam Latih 200 Pelaku IKM Naik Kelas

Berita Terbaru

100 santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dari berbagai desa di Kecamatan Kundur berkumpul mengikuti Tabligh Akbar bertajuk

Tg. Balai Karimun

100 Santri TPQ Ikuti Tabligh Akbar “Kundur Menghafal Al-Qur’an”

Senin, 3 Agu 2026 - 08:45 WIB