Staf Khusus Terlalu Gemuk, MAKI: Pak Gubernur, Untuk Apa?

- Publisher

Senin, 31 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Boyamin Saiman Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyoroti jumlah staf khusus Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad.

Menurut dia, jumlah staf khusus sebanyak 18 orang dinilai terlalu gemuk.

“Untuk Provinsi Kepri. Saya kritisi buat apa Pak Gubernur mengangkat staf khusus sebanyak itu,” kata Boyamin dilansir dari ANTARA, Minggu 30 Mei 2021.

BACA JUGA:  Ansar Ajak Bupati Karimun Temui Menkes RI untuk Rencana Pengembangan RS Tanjungbatu

Sebaiknya, Boyamin menyarankan, jumlah staf khusus itu dua orang, kemudian ditambah tenaga ahli dua orang.

Menurutnya, sudah ada sekda, kepala OPD, kepala biro, hingga pejabat eselon III dan IV yang sehari-hari sudah membantu tugas gubernur. Sementara tugas staf khusus, katanya, hanya bersifat melakukan kajian atau pengawasan.

“Misalnya, Pak Gubernur cukup menunjuk staf khusus di bidang perekonomian dan pemerintahan,” ujarnya lagi.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Gelar Shalat Istisqa di Halaman Balai Adat Pulau Penyengat

Boyamin juga menilai penunjukan 18 staf khusus tersebut sarat muatan politis.

Orang-orang yang diberikan jabatan itu rata-rata berperan besar mengantarkan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina dalam memenangkan kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri pada Pilkada Serentak 2020.

“Istilahnya tim sukses Ansar-Marlin. Penunjukan mereka semacam politik balas budi saja,” ujar Boyamin.

BACA JUGA:  Ekspor Perikanan Kepri Kembali Bergeliat, Ansar Lepas Ekspor 7 Ton Kerapu

Di bawah kepemimpinan Ansar-Marlin telah ditunjuk 18 orang staf khusus. 12 orang di antaranya dari lingkungan Provinsi Kepri, sedangkan dua orang lainnya berdomisili di Jakarta.

Mereka memiliki latar belakang profesi yang berbeda, mulai dari politisi, mantan pejabat, dosen, serta penggiat media sosial. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

SP4N-LAPOR! Dievaluasi, Cen Sui Lan Perkuat Respons Pemerintah terhadap Aduan Warga
BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026
Tiga Putra Natuna Ikut Seleksi Pembinaan Taruna, Pemkab Dorong Akses Beasiswa Diperluas
Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai
Aksi Bangun Sehat Bersama Hadir di Kelanga, Bupati Natuna Ajak Warga Tak Abai Cek Kesehatan
RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Cen Sui Lan Buka MPLS Sekolah Rakyat Natuna, Tekankan Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua bagi Anak
Penyengat Bedelau, Ikhtiar Ansar Ahmad Merawat Jejak Peradaban Melayu untuk Generasi Mendatang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:37 WIB

SP4N-LAPOR! Dievaluasi, Cen Sui Lan Perkuat Respons Pemerintah terhadap Aduan Warga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:36 WIB

BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Tiga Putra Natuna Ikut Seleksi Pembinaan Taruna, Pemkab Dorong Akses Beasiswa Diperluas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:24 WIB

RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Berita Terbaru