Sabtu, 12 Juni 2021
4 Jun 2021
(IS/INIKEPRI.COM)
(IS/INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Tim gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Batam, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan TNI membubarkan warga yang berkerumunan.

Kali ini, fokus razia gabungan untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19.

Petugas gabungan mendatangi Cafe Bukit Cinta (CABUCI) Batam dan warung di pinggir Jalan Yos Sudarso, Kampung (Kp) Pelita, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam.

Hasilnya, didapat sekumpulan remaja yang didominasi kaum laki-laki sedang duduk di pinggir Jalan Yos Sudarso, Kampung (Kp) Pelita, sambil membawa gitar sebelum akhirnya dibubarkan oleh petugas.

Selain membubarkan, petugas pun memberikan teguran keras kepada pemilik warung dan tempat usaha agar mematuhi peraturan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 22 tahun 2021 dan Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 49/2020 tentang Protokol Kesehatan.

“Cukup satu kali ini saja bu. Kalau nanti masih kami temukan pelanggaran atau kerumunan disini (CABUCI), kami tutup usahanya,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol-PP Batam, Imam Tohari, kepada salah satu pemilik usaha warung, Kamis (3/6/2021) malam.

Setelah dari Kampung Pelita, petugas berpindah ke King Way Restaurant di Jalan Laksamana Bintan Nomor 1, Sungai Panas, Kecamatan Batamkota.

Di lokasi tersebut, petugas kembali membubarkan kerumunan massa dan mendapati salah seorang pengunjung yang tengah mabuk berat.

Tidak melulu menindak, petugas gabungan juga memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar selalu menerapkan 5M, yakni memakai masker yang benar, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum atau sesudah beraktivitas, serta menjaga jarak saat berinteraksi di ruang publik, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Akan tetapi sangat disayangkan sekali, ditengah gencar-gencarnya Pemerintah Kota Batam, TNI-Polri dan instansi terkait lainnya melakukan upaya demi memutus mata rantai COVID-19, masih banyaknya ditemukan warga yang tidak mematuhi terhadap imbauan surat edaran dan Peraturan Wali Kota Batam. Bahkan petugas juga mendapati warga yang tidak menggunakan masker.

Razia tim gabungan ini merupakan langkah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 mengingat hingga kini Kota Batam masih berstatus zona merah.

Selain itu, ini dilakukan sebagai upaya dan wujud kepedulian bersama dalam mendukung pemerintah agar wabah pandemi segera berakhir.

Diharapkan, ada peningkatan kesadaran dari pelaku usaha dan masyarakat untuk turut mendukung upaya pencegahan virus corona ini dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. (IS)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x