Target 70 Persen, Sejumlah Pihak Bersinergi Gelar Vaksinasi Massal

- Publisher

Senin, 14 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Badan Pengusahaan (BP) Batam, bersama dengan TNI-Polri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri), Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Bright Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan instansi vertikal lainnya, menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi seluruh masyarakat Batam.

Proses vaksinasi ini dilangsungkan di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal (TAJ), pada Minggu (13/6/2021), pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Turut hadir dalam peninjauan, Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepri Marlin Agustina, Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Barelang Polda Kepri Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam Letnan Kolonel (Letkol) Kav Sigit Dharma Wiryawan.

Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan bahwa, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mencapai target vaksinasi Covid-19 di Kota Batam yakni sebesar 70 persen di bulan Juli mendatang.

BACA JUGA:  Kejati Kepri Ajukan Banding atas Putusan PN Batam Soal Kapal MT Arman 114

“Sehingga nanti di bulan Agustus terkejar 100 persen. Maka, untuk mengejar target tersebut kita semua harus bekerja keras, dengan membuka layanan vaksinasi ini,” ujar Rudi.

Ia menambahkan bahwasanya, kegiatan ini akan berlangsung setiap hari dalam seminggu hingga akhir bulan Juni.

“Saya, bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, sudah sepakat akan mengerahkan seluruh kecamatan agar setiap harinya masyarakat memanfaatkan layanan vaksinasi ini,” ujar Rudi.

Menurutnya, bila 70 persen masyarakat sudah melakukan vaksinasi, maka imunitas tubuh serta-merta akan meningkat dan menekan penyebaran Covid-19 di Kota Batam, serta membuka peluang untuk meningkatkan perekonomian di Kota Batam.

Senada dengan Kepala BP Batam, Kapolresta Barelang Polda Kepri, Kombes Pol Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi hari pertama berjalan dengan lancar. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah sebagai implementasi dari perintah Presiden Republik Indonesia (RI) guna mendirikan sentra vaksinasi di Kota Batam.

BACA JUGA:  Polda Kepri Kembali Gelar Vaksinasi Massal

“Untuk teknisnya, masing-masing kecamatan, Kepolisian Sektor (Polsek) dan Komando Rayon Militer (Koramil) akan mengerahkan masyarakat yang belum divaksin untuk hadir di Temenggung Abdul Jamal, agar target 70 persen tersebut dapat tercapai,” kata Kombes Pol Yos.

Yos berharap, masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan baik, untuk meningkatkan imunitas tubuh guna melawan Covid-19, sambil memenuhi target pemulihan ekonomi nasional, khususnya Kota Batam.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polresta Barelang, dr. Leonardo, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan hingga akhir bulan, dimulai tanggal 13-25 Juni 2021, untuk mengejar target pencapaian Kota Batam.

“Nantinya akan ada empat sampai enam titik lainnya yang kita bangun. Target kita 20.000 orang per harinya,” kata Leo.

Dengan adanya sentra vaksinasi di Batam, dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mereduksi titik-titik vaksinasi yang tersebar di Kota Batam, sehingga baik proses vaksinasi maupun vaksinator yang bertugas lebih efisien.

BACA JUGA:  Hadapi Isu Negatif dengan Santai, ASLI Ingatkan Relawan di 12 Kecamatan Fokus pada Pemenangan

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi. Jadi misalnya Dinas Kesehatan (Dinkes) memiliki vaksin, kami dari TNI-Polri memiliki kekuatan untuk menggerakkan massa. Jadi semuanya saling melengkapi dan kegiatan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Untuk jenis vaksin yang digunakan, lanjut Leo, adalah AstraZeneca, dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Batam, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), TNI-Polri, serta para civitas academica yang terdiri dari mahasiswa kedokteran Universitas Batam sebagai petugas adminstrasi.

“Bila selama ini vaksinator juga diberi beban untuk menginput data, kali ini kami hadirkan para mahasiswa untuk membantu proses administrasi,” katanya.

Untuk proses pendaftarannya sendiri dikatakan Leo, cukup membawa fotokopi kartu identitas (KTP) dan alat tulis untuk mengisi formulir pendaftaran. (IS)

Berita Terkait

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan
BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia
Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan
Li Claudia Chandra Genap 54 Tahun, Ketua DPRD Kota Batam Titip Doa dan Harapan Besar untuk Batam
Modus Baru Program MBG Terbongkar, Dua Titik Dapur SPPG Dijual Rp200 Juta di Batam
Buka Bimtek Pajak Daerah, Sekda Firmansyah Sampaikan Pesan Penting Li Claudia soal Pelayanan Publik
Gerak Cepat, BP Batam Perbaiki Jalan Rusak untuk Kenyamanan Masyarakat
BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:04 WIB

BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:49 WIB

Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:30 WIB

Li Claudia Chandra Genap 54 Tahun, Ketua DPRD Kota Batam Titip Doa dan Harapan Besar untuk Batam

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:41 WIB

Modus Baru Program MBG Terbongkar, Dua Titik Dapur SPPG Dijual Rp200 Juta di Batam

Berita Terbaru