Halo Pak Wali, Warga Keluhkan Ini Lho..

- Publisher

Sabtu, 19 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/INIKEPRI.COM)

(IS/INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Warga mengeluhkan banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Batuampar yang tertutupi dan terhalang lebatnya ranting dan dedaunan pohon, sehingga tidak dapat menerangi jalan dengan maksimal. Akibatnya, kondisi jalan menjadi gelap dan membahayakan pengguna jalan saat melintasi kawasan tersebut.

Seperti yang terjadi di sepanjang Jalan Kerapu, Tengiri, hingga ke Jalan Todak. Tampak pepohonan dengan daun yang lebat-lebat di wilayah tersebut menutupi lampu penerangan jalan.

BACA JUGA:  20 Wisman Singapura Kunjungi Batam dalam Travel Bubble

“Kalau malam jadinya gelap, karena sinar lampu penerangan di jalan terhalang dahan pepohonan,” kata Kadino, warga Batu Merah Bawah, Sabtu (19/6/2021).

Tidak hanya itu saja, masih kata Kadino, juga ada beberapa lampu PJU tepatnya di depan Kompleks MCP Industrial Park, Kecamatan Batuampar, Batam, yang tidak berfungsi maksimal alias mati sebagian. Bahkan, di lokasi tersebut juga sering dijadikan tempat balapan liar oleh sekumpulan anak-anak remaja.

“Tidak terhalang daun pohon aja, ada juga beberapa lampu mati juga. Takut juga kita jadinya lewat sini, kalau dah malam, takut begal. Ditambah lagi, kalau malam Minggu itu, kadang-kadang sering dijadikan tempat balapan liar, di atas jam 00.00 WIB lah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hasil Asasmen COVID-19, Batam PPKM Level 1

Hal senada juga diutarakan oleh warga lainnya, Bela (25). Dirinya kerap merasa ketakutan jika melewati jalan tersebut. Apalagi, saat kondisi jalan sepi dan posisi lampu penerangan jalan yang gelap.

BACA JUGA:  Mengejutkan! Jefridin Tidak Pernah Diusulkan Jadi Sekda Kepri

“Iya, kalau malam itu, lewat sini jadi takut ditambah lagi sepi. Takut dibegal mas. Makanya kalau lewat sini, pas pulang kuliah, saya kadang-kadang barengan dengan teman yang satu arah pulangnya,” kata warga Perumahan GMP, Tanjungsengkuang itu.

Keduanya berharap kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui dinas terkait agar segera melakukan pemangkasan (toping) pepohonan tersebut demi kenyamanan masyarakat, terlebih bagi pengguna jalan raya yang melintasi di wilayah tersebut (Batuampar). (IS)

Berita Terkait

Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial
Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan
Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun
Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat
Investasi Moncer, Daya Saing Belum Maksimal: Mengapa Batam Tak Masuk 10 Besar IDSD 2025?
Ratusan Goweser dari Dalam dan Luar Negeri Ramaikan Fun Bike MaxOne, Batam Kian Mantap Jadi Destinasi Sport Tourism
Di Harlah ke-9 Selingsing, Amsakar Ajak Warga Jaga Solidaritas dan Dukung Pembangunan Batam
Baru Jalan Beberapa Bulan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Batam Mulai Tutup Satu per Satu
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:13 WIB

Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:49 WIB

Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WIB

Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat

Senin, 27 Juli 2026 - 11:54 WIB

Investasi Moncer, Daya Saing Belum Maksimal: Mengapa Batam Tak Masuk 10 Besar IDSD 2025?

Berita Terbaru