Kisah Wakil Wali Kota Batam dan Mereka Yang Terpapar COVID-19 Setelah Divaksin

- Publisher

Senin, 21 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Pengalaman yang sama juga dialami Chahaya Simanjuntak, warga Batam lainnya, yang telah menerima vaksin Sinovac dua dosis.

Ia menerima dosis pertama vaksin pada 3 Maret 2021 dan dosis kedua 14 hari kemudian, sedangkan pada awal Mei, ia dinyatakan positif COVID-19 melalui pemeriksaan PCR.

Awalnya, Chahaya mengeluhkan demam dan meriang. Namun, tes antigen menunjukkan hasil negatif COVID-19.

Sadar dengan kondisi badannya yang tidak fit, ia memutuskan menjalani isolasi mandiri di kediamannya selama delapan hari, hingga kesehatannya memburuk.

Chahaya kembali ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lengkap.

“Waktu itu saya langsung dibawa ke ruang ICU untuk pemeriksaan, mulai dari rekam jantung, cek saturasi oksigen, rontgen x-ray dan lainnya. Dari situ ketahuan bahwa sudah ada flek di paru-paru saya,” kata dia.

BACA JUGA:  Tausiah Kebangsaan Polda Kepri

Setelah itu, Chahaya menjalani tes PCR dan dinyatakan positif COVID-19.

Menurut dokter, dengan adanya flek itu, kondisi Chahaya semestinya lebih buruk. Namun, Chahaya bisa bertahan dengan kondisi relatif baik.

“Kondisi aku lebih ringan. Menurut dokter seharusnya aku sudah parah. Dokternya bertanya, sudah vaksin ya. Pantes saja,” kata Chahaya bercerita.

Dengan adanya flek maka Chahaya harus menjalani berbagai terapi, termasuk meminum berbagai jenis obat dan uap.

Dalam waktu singkat, setelah dirawat enam hari di rumah sakit. Chahaya dinyatakan sembuh COVID-19. Kondisi paru-parunya pun membaik, sehingga diperbolehkan pulang ke rumah.

“Saya ikut vaksin karena percaya COVID-19 itu nyata. Dan kalau dokter bilang kondisi saya bisa sebaik ini karena vaksin, saya juga percaya,” kata dia.

BACA JUGA:  PSMTI dan APINDO Serahkan 1.550 Alat Rapid Tes dan Hazmat

Sama dengan Chahaya, warga Batam lainnya, Andi, juga telah menerima vaksin Sinovak dua dosis. Bahkan, ia orang kedua yang menerima vaksin dalam tahap kedua program vaksinasi COVID-19 di Batam.

Berbarengan dengan Chahaya, vaksin dosis pertama disuntikkan pada Andi, 3 Maret 2021 dan dosis kedua 14 hari kemudian. Pada Sabtu (5/6), ia dinyatakan positif COVID-19 melalui pemeriksaan PCR.

Warga Batam Chahaya Simanjuntak saat menerima vaksin COVID-19 dosis pertama, beberapa waktu lalu. (ANTARA/ Naim)

“Alhamdulillah gejalanya ringan. Pada awal saya mengalami meriang. Itu hanya dua hari,” kata Andi.

Beberapa hari kemudian, ia mengalami kehilangan indra penciuman. Syukurnya, kondisi tubuhnya sudah bugar, sedangkan pada hasil tes kedua PCR, Senin (7/3), ia negatif COVID-19.

BACA JUGA:  Dewi Ansar Tinjau Lokasi Sterilisasi Produk UMKM Kepri di Batam Center

“Saya benar-benar sudah merasa sehat saat itu. Tapi tentu saja tetap menjalani isolasi mandiri hingga genap 10 hari, sebagaimana yang dianjurkan dokter,” kata dia.

Andi memang memilih isolasi mandiri di rumah karena merasa kondisi kesehatannya stabil.

Ia mengonsumsi seluruh obat dan vitamin yang dikirimkan dokter puskesmas. Ia juga mengasup minuman herbal yang dikirimkan kerabat dan menjalankan terapi menggunakan uap minyak kayu putih yang dituang dalam air panas, serta rutin berjemur saat pagi hari.

Menurut Andi, selain karena berbagai rutinitas yang dijalani selama isolasi mandiri, vaksin Sinovac yang sudah berada di tubuhnya juga memberikan perlindungan, sehingga gejala yang dialaminya relatif ringan.

“Saya punya kerabat yang meninggal karena COVID-19, sehingga tahu betul bagaimana virus ini berbahaya. Alhamdulillah, saya bisa melaluinya,” kata dia.

Bukti

Berita Terkait

Sambut HUT ke-24 Kepri, Pemko Batam Imbau Warga Kenakan Baju Kurung Melayu
Dari Jalan hingga Air Bersih, Amsakar Beberkan Arah Pembangunan Batam
18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam
BP Batam Dukung Pembangunan Monumen Simpang Barelang, Bundaran Ufuk Selatan Jadi Landmark Baru Kota Batam
Amsakar Bersama TP-PKK Batam Serahkan Bantuan Usaha Perikanan Rp150 Juta, Minta Tak Berhenti di Seremoni
Bentrokan Maut Jembatan 3 Barelang Tewaskan Dua Orang, Polisi Dalami Konflik Lahan
Mulai Besok! Operasi Pasar Murah Hadir di 6 Lokasi Batam, Ini Jadwalnya
Tak Perlu Tunggu Weekend, MaxOne Batam Tawarkan Staycation 24 Jam Mulai Rp718 Ribu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:25 WIB

Sambut HUT ke-24 Kepri, Pemko Batam Imbau Warga Kenakan Baju Kurung Melayu

Rabu, 16 September 2026 - 09:08 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, Amsakar Beberkan Arah Pembangunan Batam

Rabu, 16 September 2026 - 08:45 WIB

18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam

Rabu, 16 September 2026 - 08:06 WIB

BP Batam Dukung Pembangunan Monumen Simpang Barelang, Bundaran Ufuk Selatan Jadi Landmark Baru Kota Batam

Selasa, 15 September 2026 - 06:33 WIB

Amsakar Bersama TP-PKK Batam Serahkan Bantuan Usaha Perikanan Rp150 Juta, Minta Tak Berhenti di Seremoni

Berita Terbaru