Kisah Wakil Wali Kota Batam dan Mereka Yang Terpapar COVID-19 Setelah Divaksin

- Publisher

Senin, 21 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Kabar itu beredar melalui media sosial, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 di daerah setempat ternyata terpapar virus corona jenis baru itu.

Bagaimana seseorang yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 secara lengkap, tetap dapat terpapar virus tersebut. Bukankah vaksin itu memberikan kekebalan tubuh, sehingga mestinya virus langsung mental?

Tapi itulah yang terjadi. Setelah kabar itu berembus kencang melalui media sosial. Akhirnya, Wakil Wali Kota Amsakar Achmad mengumumkan kondisi sebenarnya.

“Maka perlu saya informasikan sebagai berikut, bahwa benar saya Amsakar Achmad dan istri saya Erlita Sari positif COVID-19,” kata Amsakar mengonfirmasi kondisi dirinya yang juga disampaikan melalui media sosial pada Jumat (15/4).

BACA JUGA:  9 Kecamatan di Batam Zona Merah, Ruang Rawat Pasien Kian Terbatas

Amsakar menerima suntikan dosis pertama COVID-19 pada 15 Januari 2021 dan dosis kedua 14 hari kemudian. Sekitar tiga bulan kemudian, pada 10 April 2021 hasil tes PCR menyatakan Amsakar positif COVID-19.

Hal itu terjadi di awal Bulan Puasa, saat wakil kepala daerah tengah sibuk mengunjungi daerah-daerah untuk Safari Ramadhan. Dia juga baru pulang dari kampung halamannya di Kabupaten Lingga, menjelang Ramadhan.

Maka, kabar itu sempat gempar. Amsakar adalah seorang kepala daerah yang amat dekat dengan warganya. Tentu saja, banyak yang bersimpati.

Syukurnya, virus corona tidak ganas padanya. Dalam waktu kurang 10 hari beristirahat, Amsakar kemudian dinyatakan sembuh dari COVID-19 pada Jumat (16/4).

BACA JUGA:  Perantau Minang di Batam Diminta Bersatu dan Peduli dengan Bencana di Sumbar

Begitulah, orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19 di Kota Batam dinyatakan positif terpapar virus corona dan dalam waktu enam hari, ia dinyatakan sembuh.

Virus itu hanya bertahan selama delapan hari di tubuh Amsakar yang sudah divaksin Sinovac.

Hal ini pula yang berulang kali diceritakan Amsakar saat sosialisasi pentingnya vaksin.

Menurut Amsakar, tubuhnya bisa lekas pulih berkat imunisasi yang telah dijalaninya.

“Saya orang pertama divaksin di Batam, dan saya juga pernah terpapar COVID-19. Namun, COVID-19 tidak terlalu berpengaruh, karena saya sudah divaksin,” kata dia, Jumat (18/6).

Ia membandingkan kondisinya dengan sang istri yang belum menerima vaksin. Erlita relatif menderita saat terpapar, demam hingga 40 derajat Celcius, bibir menghitam dan badan menggigil. Proses penyembuhannya pun relatif lebih lama.

BACA JUGA:  Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

“Ini membuktikan bagaimana kondisi orang yang terpapar COVID-19 setelah dan sebelum divaksin,” kata Amsakar.

Ia meyakinkan masyarakat bahwa vaksin telah bekerja dengan baik. Meski masih bisa terpapar, namun efeknya relatif lebih ringan.

Ia membantah anggapan bahwa vaksin COVID-19 gagal memberikan kekebalan tubuh. Ia menyanggah penilaian bahwa tidak ada gunanya menerima imunisasi.

“Ini bukan obat, namun dalam melawan COVID-19 butuh imun tubuh yang kuat. Nah, vaksin inilah yang membangkitkan imun tubuh kita,” kata dia.

Cerita Lainnya dari Warga Batam

Berita Terkait

Hadiri Musda V Demokrat Kepri, Cen Sui Lan Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Daerah Perbatasan
KABAR BAIK! Pertengahan Juni, Trans Batam Mulai Layani Rute ke Bandara Hang Nadim
Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara
Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia
BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:15 WIB

Hadiri Musda V Demokrat Kepri, Cen Sui Lan Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Daerah Perbatasan

Senin, 8 Juni 2026 - 08:15 WIB

KABAR BAIK! Pertengahan Juni, Trans Batam Mulai Layani Rute ke Bandara Hang Nadim

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:05 WIB

Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Berita Terbaru