Polisi Masih Menunggu Hasil Autopsi Mayat Cornelia Benga

- Publisher

Selasa, 22 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/INIKEPRI.COM)

(IS/INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Pasca penemuan mayat perempuan bernama Cornelia Benga di indekos RT 03/RW 01 Kampung Seraya, Kecamatan Batuampar, Batam, pada Senin (21/6/2021) kemarin, kondisi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) terlihat sepi.

Pantauan INIKEPRI.COM di lapangan, Selasa (22/6/2021), tampak garis polisi terpasang di TKP penemuan. Selain itu, tidak terlihat orang sama sekali baik di dalam maupun di luar.

Pintu indekos terbuka lebar, sedangkan pagar pintu di bagian luar tertutup rapat dan tidak diperbolehkan masuk ke dalam lokasi tersebut.

BACA JUGA:  Lowongan Kerja di Batam Terbaru, Buruan Lamar!

“Maaf, saat ini orang lain tidak diperbolehkan masuk ke dalam. Kasusnya lagi dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” kata salah seorang penjaga indekos, yang tidak mau namanya disebutkan.

Ia mengatakan, jika ingin masuk ke dalam lokasi tersebut, diharapkan menghubungi pemilik indekos terlebih dahulu.

“Pesannya sama saya agar jangan mengizinkan orang lain masuk ke dalam,” ujarnya.

Ketika dihubungi, pemilik kos enggan memberikan keterangan apapun terkait kejadian tersebut.

BACA JUGA:  Polsek Batuampar Tindak Lanjuti Laporan Warga, Bubarkan Gerombolan Pemakai Lem

“Kalau mau tau masalah ini, tanya saja langsung ke Kapolsek Batuampar,” ujarnya singkat melalui telepon via WhatsApp.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batuampar, AKP Salahuddin, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Iya bener. Ada penemuan mayat di Kampung Seraya kemarin sore (Senin), sekira pukul 16.00,” kata AKP Salahuddin, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, sore.

Terkait penyebab kematiannya, Salahuddin belum bisa menjawab. Sebab, saat ini masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan di rumah sakit.

BACA JUGA:  Sembako Murah Disambut Antusias Warga Batam

“Kami lagi tunggu hasil otopsi Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) bang,” ujarnya.

Informasi yang diterima, mayat tersebut adalah merupakan salah satu karyawati di perusahaan Batam. Diperkirakan berusia 33 tahun. Tidak terlihat ada tanda-tanda luka memar di tubuh korban. Di lokasi kejadian (TKP), petugas telah memasang garis polisi.

Saat ini jenazah sudah dievakuasi Tim Inafis ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) guna penyelidikan lebih lanjut. (IS)

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam
232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara
Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta
May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 07:14 WIB

Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:24 WIB

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:35 WIB

BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Berita Terbaru