PDIP Berani Pasang Duet Ini, Siap-siap Kejayaan Akan Tumbang

- Admin

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Bahkan menurut pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas) Saifil Anam, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan diyakini akan tumbang jika nekat memasangkan Puan Maharani dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Tentu kalau tidak mengubah cara dan strategi pendekatan dalam meraih simpati rakyat, maka lambat laun tumbangnya PDIP akan semakin terasa. Apalagi bila tetap memaksakan Prabowo-Puan dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang,” kata Saiful dilansir dari Hops, Minggu 4 juli 2021.

Baca Juga :  Puan-Anies Dinilai Dapat Satukan Kubu Nasionalis dan Religius

Lebih lanjut Anam menegaskan jika kekuatan PDIP yang mulai terkikis saat ini sudah bisa dirasakan Presiden Jokowi belakangan. Diperkuat pada beberapa moment penting bagi petinggi PDIP yang tidak dihadiri Jokowi.

“Yakni terbukti dalam beberapa kesempatan misalnya dalam penganugerahan gurubesar kehormatan Megawati dan peresmian patung kuda Soekarno, Jokowi tidak tampak hadir bersama Megawati dan Prabowo,” ujar Saiful.

Menurut Saiful, aroma PDIP akan tumbang makin menguat dengan kedekatan Megawati dengan Prabowo belakangan ini. Kedekatan keduanya akan menumbuhkan faksi-faksi di tubuh di partai banteng.

Baca Juga :  Pilpres 2024 Digelar 28 Februari dan Pilkada 27 November

“Di mana di situ ada simpul Ganjar misalnya, atau bahkan Jokowi yang saya kira juga ingin menjadi king maker untuk Pilpres yang akan datang,” tutup Saiful.

Konflik yang terjadi antara Ganjar Pranowo dan Puan Maharani yang disajikan dalam kancah politik jelang Pilpres 2024 mendatang dinilai sebagai sandiwara belaka yang cilakanya untuk muluskan Jokowi 3 periode.

Baca Juga :  Peneliti BRIN Sarankan Aturan Batasan Keterlibatan Petahana dalam Pemilu

Di tengah konstalasi perang kekuasaan antara Ganjar dan Puan, masyarakat di fokuskan atas sandiwara perebutan kekuasaan yang terjadi antara kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hal tersebut ditegaskan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim terjadinya konflik PDIP yang terlihat di permukaan memang hanya dipasang Puan dan Ganjar.

Sehingga isu yang terjadi di permukaan yakni persaingan antara Puan dan Ganjar, namun lebih dalam jika dilihat seksama yakni adanya kubu yang menginginkan sesuatu. (ER/HOPS)

Berita Terkait

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah
Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 81 Persen
Pemerintah Persilakan DPR Bahas Draf RUU Perampasan Aset
Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Kamis, 20 November 2025 - 12:39 WIB

Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir

Kamis, 13 November 2025 - 10:49 WIB

Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Senin, 10 November 2025 - 07:04 WIB

KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:28 WIB

Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB