Ternyata Bu Budi. Dia tersenyum melihatku. Tangannya membawa plastik hitam. Dia lantas memberikan plastik itu kepadaku.
“Ini apa, Bu?”
“Pisang, Non. Buat kamu,”
“Waduh, kok, repot-repot, Bu,”
“Nggak apa-apa. Kamu sudah kami anggap anak sendiri,” ujar Pak Budi.
Aku membuka isi plastik itu. Isinya pisang ambon yang sangat besar. Ada lima pisang di dalam plastik itu.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















