“Oh. Iya Mbak, nggak masalah, kok. Ini makanannya taruh di mana, ya?” tanyaku.
“Taruh di dalam saja, Bang,” sahutnya.
Ketika pintu dibuka, aku terkejut saat melihat wajah cantiknya yang natural dengan pemandangan yang membuat darahku berdesir.
Wanita cantik itu ternyata hanya memakai handuk untuk membungkus badannya yang seksi.
“Mbak, baru selesai mandi ternyata. Saya pikir sudah berpakaian,” tanyaku.
“Saya buru-buru karena mengetahui Abang-nya sudah di depan rumah, jadi, saya ke luar, deh” kata Mbak Yani.
“Hah, belum apa-apa, kok, sudah ke luar Mbak?” godaku.
Mendengar ucapanku, Mbak Yani terlihat bingung karena tak sadar bahwa sedang digoda.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















