Rudi : 16 Agustus Capaian Vaksinasi Harus 70 Persen

- Publisher

Senin, 9 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Media Center Batam)

(Foto: Media Center Batam)

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, capaian vaksinasi COVID-19 di Kota Batam sudah 62,48 persen. Capaian ini akan terus meningkat seiring antusias masyarakat ingin divaksin.

“Sampai tanggal 8 Agustus, sudah 62,48 persen. Kami yakin, pada 16 Agustus nanti sudah mencapai 70 persen,” kata Rudi usai meninjau vaksinasi di Vihara Buddha Maha Vihara Duta Maitreya, Senin (9/8/2021).

Sebelumnya, Rudi juga mendampingi Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, meninjau Posko PPKM di Mega Legenda, Batam Kota.

BACA JUGA:  Putus Rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Batam!

Data Pemerintah Kota (Pemko) Kota Batam, dari total sasaran vaksinasi sebanyak 907.317 orang, sudah 556.885 orang sudah divaksin. Kemudian, stok vaksin di Batam dari total 83.216 vial, sudah digunakan 74.339 vial dan sisa 8.874 vial.

“Penyuntikan vaksin akan terus dilaksanakan hingga masyarakat tak perlu khawatir tidak mendapat vaksin,” kata Rudi.

BACA JUGA:  Di Depan Siswa SMA N 8, Marlin Kampanye Maju di Pilwako Batam 2024

Ia mengatakan, untuk setok vaksin, pihaknya terus meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri memprioritaskan Kota Batam. Alasannya, mayoritas warga Kepri berada di Kota Batam.

“Batam lokomotif ekonomi Kepri, saya rasa Batam didahulukan. Kalau ada dari Pusat diminta dibagi secara proporsional,” katanya.

Di kesempatan itu, Rudi juga berpesan, bagi warga yang sudah divaksin, diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Ia mengatakan, vaksin hanya akan meningkatkan imun tubuh dalam melawan COVID-19.

BACA JUGA:  Bukan Demam, Ini Gejala Awal Kasus COVID-19 di Indonesia saat Meledak Lagi

“Protokol kesehatan tak boleh kendur. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas,” katanya.

Selain dengan penerapan protokol kesehatan, penanganan COVID-19 di Batam juga dilakukan dengan melakukan 3T yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).

“Untuk perawatan, tidak ada lagi yang isolasi mandiri, semua harus menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji,” katanya. (ER)

Berita Terkait

Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata
Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo
Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:34 WIB

Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 08:38 WIB

Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Berita Terbaru