Wow! PLN Batam Garap Sistem Listrik Canggih, Seperti Apa Bentuknya?

- Publisher

Senin, 16 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok. Bright PLN Batam)

(Foto: Dok. Bright PLN Batam)

INIKEPRI.COM – PLN Batam tengah mengembangkan sistem Advanced Metering Infrastructure (AMI).

Sistem ini diyakini mampu menjamin ketersediaan dam kapasitas energi listrik di Batam.

Direktur Utama Bright PLN Batam Nyoman Astawa, dilansir dari laman DETIK.COM, menjelaskan bahwa AMI merupakan sistem kelistrikan yang melibatkan penggunaan teknologi berbasis informasi dan komunikasi untuk mengontrol keseluruhan infrastruktur smart meter yang tersebar.

AMI akan menggunakan jaringan komunikasi dua arah menuju operational center dan semua program aplikasi yang digunakan. Sistem AMI ini didukung oleh optimalisasi fiber optic, radio link, dan power line carrier (PLC).

BACA JUGA:  Simple Marriage Advice to Build a long-lasting Relationship

“Dengan melibatkan teknologi yang ada, baik itu dari hard components seperti fiber optic hingga soft component seperti cloud dan artificial intelligence (AI), akan banyak manfaat yang dapat diperoleh PLN Batam dan pelanggan,” ucap Nyoman dalam keterangannya, Minggu (15/8/2021).

Nyoman menyebutkan manfaat-manfaat tersebut adalah seperti perolehan data yang lebih lengkap dan cepat, pencapaian produktivitas kerja yang lebih efektif dan efisien, memotong biaya operasional, dan masih banyak lagi.

“Untuk pelanggan AMI akan kita berikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan informasi-informasi dari PLN Batam secara lebih mudah dan transparan. Sehingga keterlibatan antara PLN Batam selaku supplier dan demand dari pelanggan akan menimbulkan ekosistem dengan integrasi yang kuat dan berkelanjutan,” ungkap Nyoman.

BACA JUGA:  Kabar Baik! Usulan Cen Sui Lan Direalisasikan, BWSS Tangani Banjir di Dua Desa Natuna

Nyoman mengatakan untuk menyukseskan proyek AMI ini PLN Batam sedang fokus pada beberapa hal yang perlu dilakukan. Pertama yaitu bagaimana AMI ini sesuai dengan apa yang diinginkan oleh seluruh pelanggan di Kota Batam.

Kedua pengembangan utilitas yang tidak hanya antara PLN Batam ke pelanggan, namun bisa menjangkau hingga ke banyak dimensi dan berjalan secara dinamis. Upaya terakhir adalah mengupayakan supporting system lainnya yang dapat membawa manfaat proyek AMI ini hingga ke spektrum layanan yang lebih luas dan beragam.

BACA JUGA:  The Decline of your Dating Culture in the US

“PLN Batam berharap dengan pengembangan proyek AMI ini dapat memberikan kesempatan juga kepada Kota Batam untuk memulihkan kondisi perekonomian akibat pandemi yang saat ini masih terjadi dan telah mengganggu kelancaran ekosistem perdagangan dan sektor lainnya,” kata Nyoman. (ER/DETIK)

Berita Terkait

BP Batam Perkuat Transparansi Layanan Pertanahan, Alokasi Tanah Reguler Segera Hadir Melalui LMS
Warga Galang Sampaikan Aspirasi, Amsakar-Li Claudia Siapkan Program untuk Nelayan hingga Generasi Muda
Pemerintah Evaluasi Program MBG, Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T Jadi Prioritas
BGN Kaji Ulang Anggaran Program MBG 2027, Usulan Rp270 Triliun Dinilai Terlalu Besar
Mahasiswa Kritik Program MBG hingga Persoalan Banjir Batam, Kamaluddin Turun Temui Massa
Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan! Pemko Batam Latih 200 Pelaku IKM Naik Kelas
Kabar Besar dari Natuna! Untuk Pertama Kalinya Gas Natuna Siap Mengalir ke NKRI
Jadi Driver Online di Bekasi, Buronan Kasus Penipuan Rp3 Miliar terhadap Mantan Bupati Natuna Akhirnya Ditangkap

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35 WIB

BP Batam Perkuat Transparansi Layanan Pertanahan, Alokasi Tanah Reguler Segera Hadir Melalui LMS

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:57 WIB

Warga Galang Sampaikan Aspirasi, Amsakar-Li Claudia Siapkan Program untuk Nelayan hingga Generasi Muda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:23 WIB

Pemerintah Evaluasi Program MBG, Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T Jadi Prioritas

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:09 WIB

BGN Kaji Ulang Anggaran Program MBG 2027, Usulan Rp270 Triliun Dinilai Terlalu Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:59 WIB

Mahasiswa Kritik Program MBG hingga Persoalan Banjir Batam, Kamaluddin Turun Temui Massa

Berita Terbaru