Emiten TOBA Dapat Proyek dari BP Batam, Berapa Nilainya?

- Publisher

Selasa, 24 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok. BP Batam)

(Foto: Dok. BP Batam)

Sebelumnya dari laman yang sama, CNBCINDONESIA sempat memberitakan terkait proyek ramah lingkungan yang kini menjadi primadona baru dalam ekonomi global, baik itu di bidang infrastruktur, energi hingga transportasi (kendaraan listrik).

Proyek-proyek tersebut kini tidak lagi eksklusif bagi negara maju saja, melainkan proyek ‘hijau’ tersebut juga mulai dibidik oleh konglomerat Asia Tenggara.

Dilansir Forbes, Sunseap-perusahaan yang disokong oleh perusahaan miliarder sektor energi Thailand, Isara Vongkusolkit, Banpu pcl dan entitas investasi negara Singapura Temasek-mengatakan pada Juli lalu (21/7) bahwa mereka menandatangani nota kesepahaman dengan BP Batam.

BACA JUGA:  Pemko Batam Bayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 6.000 Nelayan, Amsakar-Li Claudia Perkuat Jaminan Sosial Pesisir

Kerja sama ini untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya terapung dan fasilitas penyimpanan energi senilai US$ 2 miliar (Rp 29 triliun) di Pulau Batam yang berlokasi sekitar 45 menit perjalanan dengan feri dari Singapura.

BACA JUGA:  Mendekati Final! Ansar-Marlin Penantang Soerya-Iman. Isdianto Bagaimana?

“Pembangkit listrik tenaga surya terapung, yang dapat menghasilkan listrik dengan daya puncak 2,2 gigawatt, membentang 1.600 hektar pada Waduk Duriangkang di bagian selatan Pulau Batam, menjadikannya sistem fotovoltaik terapung terbesar di dunia,” tulis Sunseap.

Fasilitas penyimpanan energi tersebut juga akan menjadi yang terbesar di dunia, dengan kapasitas lebih dari 4.000 megawatt per jam, tambahnya.

“Proyek hyperscale (skala raksasa) ini merupakan tonggak penting bagi Sunseap yang dilaksanakan segera setelah [Sunseap] menyelesaikan instalasi sel surya terapung lepas pantai Singapura pertama di sepanjang Selat Johor,” kata salah satu pendiri dan CEO Sunseap, Frank Phuan.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Batam Penuhi Undangan Buka Bersama Amsakar dan Li Claudia di KDA

“Kami percaya bahwa sel surya terapung akan sangat membantu mengatasi kendala [akan kurangnya] lahan yang dihadapi bagian [wilayah] perkotaan di Asia Tenggara dalam pemanfaatan energi terbarukan.” (ER/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Festival Transmigrasi 2026, Momentum Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City
BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama Ratusan Warga di Waduk Nongsa
Ribuan Warga Padati Sagulung Merdeka Fest 2026, Amsakar Sebut Kebersamaan Jadi Kekuatan Batam
Investasi Jangan Hanya Menumpuk di Batam, Sturman Dorong Pembangunan Natuna hingga Anambas
Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan
Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Festival Transmigrasi 2026, Momentum Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:03 WIB

BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama Ratusan Warga di Waduk Nongsa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Ribuan Warga Padati Sagulung Merdeka Fest 2026, Amsakar Sebut Kebersamaan Jadi Kekuatan Batam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Investasi Jangan Hanya Menumpuk di Batam, Sturman Dorong Pembangunan Natuna hingga Anambas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Lifestyle

Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:55 WIB