Emiten TOBA Dapat Proyek dari BP Batam, Berapa Nilainya?

INIKEPRI.COM – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), atau dulu bernama PT Toba Bara Sejahtra Tbk. (TOBA), emiten batu bara yang sahamnya juga dipegang oleh Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan telah menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam).

Dilansir dari CNBCINDONESIA, kerjasama ini terkait dengan rencana pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung (Floating Solar PV) di wilayah Waduk Tembesi, Batam.

Penandatanganan ini dilakukan melalui anak usahanya, PT Toba Bara Energi (TBAE), pada 12 Agustus 2021 lalu.

Dalam keterangan resmi yang terbit di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama Toba Bara Dicky Yordan mengatakan bahwa ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi dukungan fasilitas, pertukaran data, peninjauan lapangan, pra-studi kelayakan investasi dalam aspek hukum, teknis, bisnis dan lingkungan.

Selain itu pihak manajemen juga mengatakan akan melakukan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai peraturan yang berlaku, juga penyiapan komite kerja sama serta pendampingan bantuan untuk pemenuhan kelengkapan seluruh izin yang diperlukan.

“Direksi, dewan komisaris dan pemegang saham utama emiten dan Toba Bara Energi tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BP Batam,” kata Dicky, Senin (23/8/2021).

Lebih lanjut Dicky menambahkan “penandatanganan nota kesepahaman ini tidak mempengaruhi kegiatan operasional yang saat ini berjalan dan secara jangka panjang akan memperkuat kondisi keuangan emiten,” katanya tanpa menyebutkan nilai proyek.

Terkait dengan pemegang saham, sebelumnya Menko Luhut membeberkan kepemilikan sahamnya di TOBA yang dimiliki lewat PT Toba Sejahtra.

“Saya mempunyai saham di Toba Bara Sejahtra, tapi sekarang saya tinggal 10 persen di situ (Toba Bara Sejahtra), itu saja,” kata Luhut di kantornya, Rabu (27/2), dikutip CNN Indonesia.

Saat ini saham TOBA dipegang Highland Strategic Holding Pte Ltd (HSH) 61,91%, PT Bintang Bara 10%, PT Toba Sejahtra 10%, PT Bara Makmur Abadi 6,25%, PT Sinergi Sukses Utama 5,10% dan publik 6,74%.

Adapun Wakil Direktur Utama TOBA dijabat Pandu Sjahrir yang juga Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI), dan salah satu pemegang saham pribadi di PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).

Proyek Hijau

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!