INIKEPRI.COM – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, secara resmi membuka Turnamen Antar Desa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Desa Kelanga di Lapangan Sepak Bola Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Rabu (1/7/2026).
Pembukaan turnamen tersebut ditandai dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Dalam sambutannya, Cen Sui Lan mengucapkan selamat kepada masyarakat Desa Kelanga yang merayakan hari jadinya.
Ia berharap Desa Kelanga terus berkembang dan mampu menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Natuna.
“Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-108 Desa Kelanga. Semoga Desa Kelanga semakin maju dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. Saya juga mengapresiasi pemerintah desa, panitia, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara,” ujar Cen Sui Lan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen sebagai wadah memperkuat persaudaraan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan juara yang benar-benar menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tutupnya.
Turnamen Antar Desa tersebut merupakan salah satu agenda utama dalam peringatan HUT ke-108 Desa Kelanga. Tahun ini, kompetisi diikuti 51 tim sepak bola serta 39 tim bola voli putra dan 24 tim bola voli putri yang berasal dari berbagai desa di Kabupaten Natuna.
Kepala Desa Kelanga, Asmuri, mengatakan penyelenggaraan turnamen menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat meski digelar di tengah keterbatasan anggaran desa.
“Terima kasih kepada panitia, pemuda, aparat desa, sponsor, dan para donatur yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan. Ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Asmuri mengakui kondisi ekonomi dan anggaran desa belum sepenuhnya pulih. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menyukseskan peringatan hari jadi Desa Kelanga.
“Kita memahami kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih dan anggaran desa juga terbatas. Namun, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kegiatan ini tetap dapat terlaksana. Keterbatasan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi motivasi untuk terus berkarya,” katanya.
Ia berharap turnamen tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi media mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















