Gawat! Kata Satgas, Data pasien Meninggal Karena COVID-19 di Kepri Belum Akurat

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengungkapkan data pasien COVID-19 yang meninggal dunia, yang disajikan setiap hari kepada publik belum akurat.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, dilansir dari laman ANTARA menyatakan ketidakakuratan angka kematian itu disebabkan ketidaktaatan administrasi sejumlah rumah sakit di wilayah itu.

Data pasien COVID-19 yang meninggal dunia tidak langsung didistribusikan kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kepri sehingga menumpuk. Bahkan ada pihak rumah sakit di Batam yang baru menyampaikan data pasien COVID-19 yang meninggal dunia pada Juli 2021.

“Ada data yang sudah terkumpul sebulan, baru dilaporkan. Ada juga data sudah sepekan lalu baru disampaikan kepada kami. Ini ‘kan ngawur,” katanya di Tanjungpinang, Rabu 1 September 2021.

Seharusnya, seluruh informasi yang berhubungan dengan penanganan pasien COVID-19 di kabupaten dan kota disampaikan setiap hari kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kepri.

Data penanganan COVID-19 yang diinformasikan kepada publik harus diperbaharui dalam waktu 24 jam.

“Kami sudah membahas persoalan ini agar tidak terulang lagi,” ucapnya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.

Menurut dia, keterlambatan pelaporan data pasien yang meninggal dunia menyebabkan data terkait jumlah pasien yang meninggal dunia saat ini menjadi banyak. Padahal kenyataannya, tidak seperti itu.

“Data lama yang belum dilaporkan digabungkan dengan data sekarang, akibatnya jumlah pasien yang meninggal dunia dalam data itu terlihat banyak,” ujarnya.

Ia mengatakan berdasarkan data 31 Agustus 2021, jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia bertambah delapan orang sehingga menjadi 1.653 orang. Sementara kasus aktif COVID-19 di Kepri tinggal 916 orang. (ET/ANTARA)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!