Suami Jual Istri Lewat MiChat, Bantu Istri Menikah Lagi dengan Pelanggannya

- Admin

Selasa, 14 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Tiga bulan lalu, seorang suami menjual istrinya sendiri, melalui aplikasi kencan MiChat.

Si suami yang bernama Sucipto (44 tahun) asal Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah, sedangkan si istri bernama Badriyah (36 tahun).

Sucipto mengaku menjual istrinya demi memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari mereka.

Kepada polisi setelah ditangkap, Sucipto mengaku bahwa perbuatan tersebut dilakukan atas kesepakatan bersama dengan istrinya. Badriyah sendiri juga membenarkan pengakuan itu kepada polisi

Singkat cerita, setelah mempromosikan diri di MiChat, akhirnya ada seorang pria berinisial AK yang tercantol pada Badriyah.

Dari perkenalan itu, Badriyah dan AK kemudian bertemu dan berhubungan badan.

Baca Juga :  Bejat! Paman Perkosa Keponakan Usia 10 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp5 Ribu

Namun, tak sekadar menjalani “cinta satu malam”, hubungan mereka berlanjut sampai ke pernikahan.

Untuk memuluskan rencana mereka, Sucipto yang bekerja sebagai perangkat desa di Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, lantas membantu Badriyah memalsukan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk membuat akta nikah agar Badriyah dapat menikah dengan AK tanpa bercerai darinya.

“Yang dipalsukan adalah data-data atau surat untuk membuat akta nikah. Dengan alasan ekonomi, mereka sepakat untuk istrinya nikah lagi,” ujar Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan dalam konferensi pers hari Senin (13/9/2021).

Badriyah, yang merupakan kepala sekolah di sebuah PAUD di Desa Jolotundo, lantas menggunakan identitas milik seorang perempuan berinisial SC.

Baca Juga :  Sadis! Imam Masjid Lagi Sujud Dipukul Seorang Wanita Pakai Balok Kayu, Hingga Tulang Patah

SC tak lain adalah salah seorang guru di PAUD yang diasuh oleh Badriyah.

Setelah menikah dengan AK, setiap minggunya Badriyah menerima nafkah Rp450 ribu dari AK. Malam hari ia bercinta dengan AK, sedangkan saat siang ia bercinta dengan Sucipto. Begitulah yang dilakoni Badriyah kurun tiga bulan terakhir sebelum ditangkap.

“Suaminya mengetahui hal tersebut dan mereka berdua sepakat untuk mencari laki-laki lain untuk dinikahkan dengan istrinya. Dengan harapan, si laki-laki ini memberikan nafkah. Sejauh ini yang sudah berjalan Rp450 ribu per minggu,” terang Dandy.

Kasus ini awalnya terungkap saat SC mendapati bahwa identitas atas namanya terdaftar telah menikah saat ia datang ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mengurus berkas pernikahannya dengan calon suaminya. Dari situ, terbongkarlah bahwa identitasnya sudah dipakai oleh Sucipto untuk memuluskan pernikahan istrinya.

Baca Juga :  Batam Salurkan Bantuan Rp4,7 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut, Diterima Langsung Gubernur Bobby

“Jadi data korban diambil oleh pelaku laki-laki (Sucipto) untuk mendaftarkan ke KUA untuk menikahkan istrinya,” kata Dandy.

Dandy mengatakan, akta nikah Badriyah dengan AK asli dan resmi, bukan pernikahan kontrak.

Selain motif ekonomi, polisi juga mendapat pengakuan dari Badriyah bahwa ia tidak puas dengan layanan seksual dari Sucipto.

“Hasil pemeriksaan, si istri ini kurang puas,” kata Dandy.

Sementara itu, korban SC kini telah dapat menikah dengan suaminya usai kasus ini terbongkar. (RM/INDOZONE)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB