Kasus Aktif COVID-19 di Batam Masih 121 Orang

- Publisher

Rabu, 15 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat masih 121 orang warga yang masih positif aktif, seiring makin banyak warga yang sembuh dan makin berkurang tambahan warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif.

“Tingkat kesembuhan 96,30 persen, tingkat kematian 3,23 persen, dan tingkat kasus aktif 0,47 persen,” demikian keterangan Satgas Penanganan COVID-19 yang dibagikan Kepala Dinas Kominfo Batam Azril Apriansyah, dilansir dari ANTARA Selasa 14 September 2021.

BACA JUGA:  New Normal, Bus Trans Batam dibatasi Hanya Angkut 12 Orang

Pada hari Selasa saja, tercatat tambahan lima orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak 20 orang dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal.

Tercatat, total warga yang terkonfirmasi positif sepanjang pandemi sebanyak 25.696 orang, sebanyak 24.745 orang di antaranya pulih, dan 830 orang meninggal. Menyisakan 121 orang yang masih aktif COVID-19.

Masih dari data Satgas, dari 121 kasus aktif COVID-19, sebanyak 53 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 30 orang isolasi terpadu, dan lainnya dirawat di 11 rumah sakit rujukan.

BACA JUGA:  Saatnya Kapal Nelayan Gunakan Tenaga Listrik

Kasus COVID-19 tersebar hingga pulau penyangga. Dari tiga kecamatan hinterland, hanya satu nihil kasus aktif COVID-19 yaitu Bulang. Dua kecamatan lainnya zona kuning yaitu Belakangpadang dan Galang dengan masing-masing satu orang dirawat.

Sementara di pulau utama, dari sembilan kecamatan, lima di antaranya zona kuning yaitu Batuampar, Lubuk Baja, Nongsa, Sei Beduk, dan Bengkong.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, Pemko Batam Upayakan Kestabilan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Lewat Operasi Pasar Murah

Kemudian satu zona merah muda yaitu Sagulung, dan tiga zona merah yaitu Batuaji, Sekupang, dan Batam Kota.

Masih dalam laporan Satgas disebutkan, dari 830 kasus meninggal di Batam, 429 di antaranya tanpa komorbid, dan 401 lainnya dengan komorbid.

Tercatat, penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah diabetes melitus sebanyak 214 kasus, hipertensi sebanyak 179 kasus, dan pneumonia sebanyak 104 kasus. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:36 WIB

Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terbaru