Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

- Publisher

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Semeru erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati 1,2 km di atas puncak pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026. Foto: ANTARA/HO-PVMBG

Gunung Semeru erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati 1,2 km di atas puncak pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026. Foto: ANTARA/HO-PVMBG

INIKEPRI.COM – Aktivitas vulkanik kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Tiga gunung api aktif, yakni Gunung Ibu, Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Semeru, tercatat mengalami erupsi pada Selasa (18/8/2026) malam dalam waktu yang berdekatan.

Data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan ketiga gunung tersebut berada di wilayah berbeda, mulai dari Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur hingga Jawa Timur.

Di Maluku Utara, Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat mengalami erupsi sebanyak tiga kali dalam rentang beberapa jam.

BACA JUGA:  Puncak Arus Balik di Bandara Soetta Diprediksi Terjadi 14 dan 15 April 2024

Erupsi pertama tercatat pada pukul 20.36 WIT. Aktivitas serupa kembali terekam pada pukul 20.58 WIT, kemudian erupsi ketiga terjadi pada pukul 23.11 WIT.

Badan Geologi masih menetapkan status aktivitas Gunung Ibu pada Level II atau Waspada.

Aktivitas vulkanik juga terjadi di Nusa Tenggara Timur. Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur tercatat mengalami erupsi pada pukul 21.09 WITA.

Pada malam yang sama, Gunung Semeru di Jawa Timur lebih dahulu mengalami erupsi pada pukul 20.33 WIB.

BACA JUGA:  Survei LSI: Tren Korupsi Selama Pandemi Covid-19 Diyakini Meningkat

Erupsi Gunung Semeru tidak dapat diamati secara visual karena kondisi puncak tertutup kabut. Namun, aktivitas tersebut terekam melalui peralatan pemantauan kegempaan.

Petugas Pemantau Gunung Api Semeru mencatat getaran erupsi dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi mencapai 235 detik.

Saat ini, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Level III atau Siaga.

Badan Geologi memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat sebagai langkah mitigasi terhadap potensi bahaya erupsi Semeru.

 

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

BACA JUGA:  DPR Sahkan Biaya Haji 2025, Kuota Jemaah 221 Ribu

 

Kawasan tersebut menjadi salah satu area yang perlu diwaspadai karena berpotensi terdampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

 

Rentetan erupsi tiga gunung api tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik masih menjadi salah satu ancaman kebencanaan yang perlu terus dipantau di Indonesia.

 

Masyarakat di sekitar kawasan gunung api diimbau mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Geologi maupun petugas pemantauan setempat serta tidak memasuki wilayah yang telah dinyatakan berbahaya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Berita Terbaru