“Amin. Semoga akhir bulan depan kita bisa kembali bersua ya, Mas,” kataku.
“Terpenting orang tua kamu sembuh dahulu,” ucap suamiku.
Dua bulan kemudian kabar baik menghampiriku. Sebab, ibuku yang sedang sakit perlahan sembuh.
Aku pun pamit dengan ibuku untuk kembali ke Jakarta.
Sebenarnya masih berat, tetapi apa daya suamiku pastinya sudah sangat rindu.
Aku pun punya tanggung jawab untuk mengurus rumah tangga.
Aku tidak membawa banyak oleh-oleh dari kampung halaman.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















