Pembukaan Wisata Bintan dan Nongsa Diusulkan Ditunda Hingga Awal 2022

- Publisher

Rabu, 3 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) mengusulkan pembukaan perbatasan secara terbatas dengan Singapura untuk dua destinasi wisata yaitu Bintan Resor dan Nongsa Sensation ditunda hingga awal 2022.

“Saya tawarkan kepada teman-teman pelaku pariwisata, kalau sepakat mungkin nanti pekan kedua Januari setelah Desember sukses, kita bicara dengan pemerintah pusat. Diskresi diberikan, baru kita buka,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Batam, Selasa 2 November 2021.

Awalnya pemerintah berupaya menerapkan kebijakan perjalanan gelembung (travel bubble) antara Singapura dan RI melalui dua destinasi wisata di Kepri yaitu Bintan dan Nongsa pada Mei, kemudian terus diundur.

BACA JUGA:  Cerita Pilu Bocah Yatim Tujuh Tahun yang Harus Dikarantina karena Tiga Kakaknya Positif Corona

Namun, menurut Gubernur, pembukaan perbatasan untuk wisata itu sebaiknya dijalankan pada awal tahun depan, setelah melalui musim padat liburan pada Desember.

“Karena ujian kita yang penting mengantisipasi gelombang tiga di masa Natal dan Tahun Baru, karena pengalaman gelombang dua yang menyulitkan kita sekali pada saat peak season hari raya,” kata Gubernur Ansar.

Apabila masa Natal dan Tahun Baru bisa dilalui tanpa lonjakan kasus COVID-19, maka akan lebih memungkinkan untuk meminta beberapa pengecualian ketentuan perjalanan wisata dari luar negeri untuk Kepri.

BACA JUGA:  PROJO Minta Hapus Kewajiban Tes PCR COVID-19

Saat ini, lanjut dia, pemerintah pusat masih mengetatkan syarat perjalanan wisman ke Indonesia, termasuk Kepri, di antaranya ketentuan karantina selama lima hari dan PCR empat kali.

Ketentuan itu dinilai amat memberatkan bagi Kepri, mengingat umumnya wisman dari Singapura datang ke Kepri hanya untuk menghabiskan akhir pekan, mulai Jumat hingga Ahad.

Ia berharap nanti pada Januari 2022 pemerintah bisa memberikan pengecualian untuk Kepri dan mengganti karantina hotel atau kapal menjadi karantina wilayah.

BACA JUGA:  Wisman dari Singapura ke Kepri Tak Perlu Tes PCR

“Karena masih point to point dulu. Sementra pilot project Bintan Resor dan Nongsa Sensation, maka mereka minta diskresi karantina kawasan,” kata dia.

Demikian juga kebijakan empat kali PCR, juga dinilai memberatkan. Maka ia berharap PCR hanya dilakukan dua kali yaitu saat wisman tiba di Kepri dan saat tiba kembali di negara asalnya, dan tetap dengan syarat telah divaksin COVID-19. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan
Tak Perlu Khawatir Ngecas Mobil Listrik! PLN Batam Sebar SPKLU di 11 Titik Strategis
Harlah ke-66, PKC PMII Kepri: Momentum Refleksi dan Penguatan Solidaritas
Pimpin Upacara Otda ke-30, Amsakar Achmad Tegaskan Komitmen Benahi Air, Sampah, dan Banjir

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:17 WIB

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM

Kamis, 30 April 2026 - 08:46 WIB

PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WIB

Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 10:10 WIB

Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan

Rabu, 29 April 2026 - 07:38 WIB

Tak Perlu Khawatir Ngecas Mobil Listrik! PLN Batam Sebar SPKLU di 11 Titik Strategis

Berita Terbaru