Pimpin Upacara Otda ke-30, Amsakar Achmad Tegaskan Komitmen Benahi Air, Sampah, dan Banjir

- Publisher

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tingkat Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tingkat Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di Kota Batam berlangsung khidmat, namun sarat pesan strategis. Di tengah barisan aparatur dan unsur Forkopimda, Amsakar Achmad berdiri sebagai inspektur upacara, Senin (27/4/2026), menyuarakan arah sekaligus evaluasi perjalanan daerah.

Upacara yang digelar di Kantor Wali Kota Batam itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, pimpinan OPD, serta jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Tahun ini, Hari Otonomi Daerah mengangkat tema “Dengan Otonomi Daerah, Wujudkan Asta Cita.” Sebuah penegasan bahwa daerah tidak lagi sekadar pelaksana kebijakan, melainkan aktor utama dalam mengelola potensi dan menentukan arah pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pesan yang disampaikan menekankan bahwa otonomi daerah bukan hanya urusan administratif, tetapi instrumen penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Komitmen Pemko Batam Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Ada enam langkah strategis yang digarisbawahi: mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi, hingga penguatan kemandirian fiskal daerah. Selain itu, kolaborasi antardaerah, peningkatan layanan dasar terutama di wilayah 3T, serta penguatan stabilitas daerah dalam menghadapi tantangan global juga menjadi fokus utama.

Namun, di balik pesan normatif tersebut, Amsakar menyelipkan potret nyata Batam hari ini.

Ia menyebut, dalam satu tahun kepemimpinan bersama wakilnya, sejumlah indikator menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, investasi melonjak signifikan, Indeks Pembangunan Manusia meningkat, sementara angka pengangguran dan kemiskinan mengalami penurunan.

BACA JUGA:  Silaturahmi Kepala dan Waka BP Batam Bersama Kajati Kepri

“Dalam satu tahun terakhir, kita melihat capaian yang cukup menggembirakan. Ini hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat,” ujarnya.

Data terbaru bahkan menunjukkan realisasi investasi Batam pada triwulan I 2026 tumbuh hingga 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya—angka yang menegaskan posisi Batam sebagai salah satu magnet investasi nasional.

Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap persoalan mendasar yang masih membayangi. Tiga isu utama kembali ditegaskan sebagai prioritas: air bersih, pengelolaan sampah, dan banjir.

Menurutnya, tata kelola air bersih mulai menunjukkan perbaikan, ditandai dengan berkurangnya keluhan masyarakat. Untuk persoalan sampah, pemerintah tengah merampungkan proses penentuan mitra pengelolaan. Sementara penanganan banjir dilakukan melalui integrasi perencanaan antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

BACA JUGA:  Pelantikan Amsakar-Li Claudia Molor, Ini Sebabnya

Di akhir arahannya, Amsakar mengingatkan pentingnya disiplin dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran, sejalan dengan arahan Presiden. Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk menjaga semangat kolaborasi dalam membangun daerah.

“Yang kita butuhkan hari ini bukan sekadar bekerja, tapi bekerja dengan arah, efisien, dan penuh tanggung jawab. Energi kita harus diarahkan untuk Batam yang lebih baik,” tegasnya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini pun bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa kemandirian daerah harus berjalan seiring dengan tanggung jawab untuk menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun
Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang
Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan
BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps
Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera
Panduan Menyeberang ke Singapura dari Batam: Jadwal Ferry, Rute, dan Harga Tiket Agustus 2026
Tujuh Proyek Jalan Strategis di Batam Dikebut, Kemacetan Ditargetkan Berkurang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:57 WIB

BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps

Berita Terbaru