Disperkim Butuh Skylift Tambahan untuk Pemotongan Kayu Lapuk Pinggir Jalan

- Admin

Sabtu, 20 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang membutuhkan alat tambahan berupa skylift untuk pemotongan kayu lapuk yang berada di tepi jalan. Foto: Istimewa

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang membutuhkan alat tambahan berupa skylift untuk pemotongan kayu lapuk yang berada di tepi jalan. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang membutuhkan alat tambahan berupa skylift untuk pemotongan kayu lapuk yang berada di tepi jalan.

Kepala Disperkim dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Djasman menjelaskan selama ini pihaknya terus melaksanakan pemotongan pohon yang sudah tua dan lapuk yang dinilai membahayakan masyarakat saat terjadi angin kencang.

“Setiap hari kami lakukan pemotongan pohon, tidak ada angin kencang pun kami juga kerja tiap hari,” kata Djasman, Jumat (19/11/2021).

Beberapa titik yang sudah dikerjakan cukup banyak seperti di sekitaran pamedan, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Raja Haji Fisabilillah dan terus berpindah ke jalan lainnya sesuai laporan yang masuk ke dinas yang jumlahnya mencapai ratusan.

Baca Juga :  Seluruh Aset Jalan Provinsi di Kota Batam Diserahkan ke Pemko Batam

Semua pohon peneduh di tepi jalan yang mengancam warga akan dipotong. “Setiap hari kita pasti berpindah, kalau ada yang mendesak maka itu kita dulukan pengerjaanya,” paparnya.

Ia mengaku sangat paham dengan kekhawatiran warga yang meminta segera dikerjakan pemotongan pohon atas laporan tersebut, hanya saja saat ini terkendala alat.

Baca Juga :  Satgas: Kasus Aktif COVID-19 di Kepri Tinggal 11 Orang

Saat ini yang menjadi kendala adalah, sambung Djasman kekurangan alat untuk melakukan pekerjaan, hanya ada satu skylift sehingga pemotongan kayu lapuk yang dilaporkan oleh masyarakat juga menjadi terlambat ditangani.

“Sekarang kami keteteran menyelesaikan laporan dari masyarakat,” ujarnya.

Djasman mengaku sudah mengajukan penambahan alat itu termasuk membahasnya dengan pihak DPRD Tanjungpinang yang juga mendukung.

Skylift itu juga sangat mahal, satu unit harganya mencapai Rp800 juta untuk ukuran 12 meter, sedangkan ukuran 20 meter mencapai Rp1,5 miliar.

Baca Juga :  Rahma Pimpin Apel Hardiknas 2023

“Kalau harganya Rp200 juta mungkin sudah kita beli sejak tahun kemarin dua unit. Pernah kita usulkan ke provinsi tapi belum ada realisasi sampai sekarang,” terangnya.

Skylift itu, lebih jauh Djasman menyebutkan sangat perlu karena dalam pengerjaan pemotongan itu tidak mudah, banyak kabel listrik, kabel jaringan hingga rumah warga yang harus diperhatikan.

“Tidak bisa tebang sembarangan macam pohon di hutan, banyak yang harus kita perhatikan,” tuturnya. (RP)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB