iPhone BM Dijual Bebas di Konter Nagoya Hill, Ketua FKM: Bea Cukai Sepertinya Kecolongan

- Publisher

Senin, 22 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edo Andrean ketua Forum Kepemimpinan Mahasiswa (FKM) Kota Batam. Foto: Istimewa

Edo Andrean ketua Forum Kepemimpinan Mahasiswa (FKM) Kota Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Banyaknya ponsel import black market (BM) dari luar negeri, khususnya Singapura yang membanjiri Kota Batam, Kepulauan Riau, menjadi salah satu bukti lemahnya pengawasan Bea dan Cukai Batam.

Hal ini berdasarkan investigasi dari Forum Kepemimpinan Mahasiswa (FKM) Kota Batam.

Edo Andrean, ketua FKM Kota Batam, Senin 22 November 2021 kepada INIKEPRI.COM mengungkapkan, salah satu konter ponsel di kawasan Nagoya Hill, diduga menjual ponsel keluaran terbaru iPhone 13 Pro Max.

“Kami meminta aparat penegak hukum yang berwenang seperti Bea Cukai Batam untuk turun ke lokasi konter KS Store di kawasan Nagoya Hill dan mengecek dugaan HP BM tersebut, jika terbukti pelaku penyeludup yang diduga berinisial AN, agar dibawa ke ranah hukum,” jelas Edo.

BACA JUGA:  Fahrul Anshori Desak Penegak Hukum Tuntaskan Delik Umum Isu Dugaan KKN Dinas Perkim Kabupaten Lingga

Peran Bea dan Cukai Batam dalam pencegahan beredarnya ponsel BM ini tidak hanya berupa membantu Kementerian Perindustrian dalam proses registrasi saja.

Akan tetapi, menurut Edo, Bea dan Cukai Batam juga seharusnya turut andil dalam proses pencegahan.

BACA JUGA:  DPD RI Dukung Kinerja BP Batam

“HP iPhone 13 Max Pro bisa masuk ke konter KS Store, artinya Bea Cukai Batam kecolongan dalam hal ini, atau ada pembiaran dari Bea Cukai Batam, disinilah peran kami dari mahasiswa sebagai penyambung lidah masyarakat dan juga sebagai control sosial,” terang Edo.

Ponsel branded kategori BM ini diduga didatangkan dari Singapura dan laris manis di pasaran.

Menurutnya lagi, hal ini disebabkan mereka bisa memberi jaminan kepada pelanggan bahwa ponsel yang mereka datangkan dari Singapura itu tetap bisa dipakai.

BACA JUGA:  Rayakan Tahun Baru Imlek 2527 di HARRIS Resort Barelang

Keluhan banyaknya ponsel black market (BM) yang beredar di Batam terutama yang diperjual belikan oleh konter KS Store, akan kami tindaklanjuti dengan menyurati Dirjen Bea dan Cukai serta Mabes Polri, jika Bea Cukai Batam menutup mata atas dugaan penyeludupan HP BM tersebut.

“Saya melihat pengusaha AN sepertinya kebal terhadap hukum,” tutup Edo.

Hingga berita ini diturunkan, awak media ini belum berhasil mengkonfirmasi pengusaha tersebut melalui pesan Whatsapp. (RP)

Berita Terkait

Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia
BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari
Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:05 WIB

Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:46 WIB

PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:23 WIB

Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Berita Terbaru