Belakangpadang Zona Kuning COVID-19

INIKEPRI.COM – Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Kepulauan Riau, kembali menjadi zona kuning COVID-19, setelah seorang warganya dinyatakan terkonfirmasi terpapar Virus Corona pada Sabtu 28 November 2021.

Kecamatan Belakangpadang yang merupakan kawasan penyangga dengan tiga pulau terdepan NKRI itu menjadi zona kuning setelah dalam beberapa bulan bebas dari paparan virus Corona.

Sementara di pulau utama, Satgas juga mencatat tambahan seorang warga terpapar virus Corona. Dengan begitu, pada hari ini (Sabtu) tercatat tambahan dua kasus COVID-19.

Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Azril Apriansyah dalam laporan yang dibagikannya menerangkan dua orang yang baru terkonfirmasi positif COVID-19 merupakan kasus bergejala.

“Hari ini tambahan sembuh tidak ada, tambahan meninggal tidak ada,” demikian laporan Satgas.

Dengan begitu, total warga terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 25.841 orang, sembuh sebanyak 24.992 orang, meninggal 842 orang dan tujuh orang dalam perawatan.

“Tingkat kesembuhan 96,71 persen, tingkat kematian 3,26 persen, dan kasus aktif 0,03 persen,” sebut Satgas.

Di pulau utama, dari sembilan kecamatan, lima di antaranya zona hijau yaitu Sekupang, Nongsa, Sei Beduk, Batuaji, dan Sagulung.

Sedang empat kecamatan lainnya zona kuning yaitu Lubukbaja, Batuampar, Batam Kota dan Bengkong.

Masih dalam laporan Satgas disebutkan, dari 842 kasus meninggal di Batam, 433 di antaranya tanpa komorbid, dan 409 lainnya dengan komorbid.

Tercatat, penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah Diabetes Melitus sebanyak 216 kasus, Hipertensi sebanyak 182 kasus, dan Pneumonia sebanyak 104 kasus.

Hasil asesmen situasi COVID-19 Batam per 24 November 2021 adalah level 1.

Disebutkan penilaian transmisi komunitas tingkat 1 dengan kasus konformasi 0,13 per 100 ribu penduduk per pekan, rawat inap 0,06 per 100 ribu penduduk per pekan, dan kematian 0,06 per 100 ribu penduduk per pekan.

Lalu untuk testing dinilai memadai, dengan positivity rate 0,01 persen per pekan, tracing juga dinilai memadai dengan rasio kontak erat yang diperiksa 27,67 orang per kasus konfirmasi per pekan, dan treatment memadai dengan 1,29 persen BOR per pekan.

Begitu pula dengan vaksinasi dinilai memadai, yang mencapai 98,80 persen untuk dosis pertama secara total, dan untuk lansia sudah mencapai 81,3 persen untuk dosis pertama. (RS/ANTARA)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!