Bukan Maen! Sebidang Tanah Digital Ini Laku Terjual hingga Rp 42 Miliar

- Publisher

Senin, 29 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lahan virtual decentraland. Foto: NET

Ilustrasi lahan virtual decentraland. Foto: NET

INIKEPRI.COM – Tidak hanya di dunia nyata, transaksi jual beli tanah ternyata juga bisa terjadi di dunia virtual. Harganya pun tidak main-main, jika dirupiahkan bisa mencapai miliaran.

Pembelian sebidang tanah digital itu dilakukan oleh sebuah perusahaan asal Kanada, Token.com.

Dilansir dari berita KOMPAS.COM, Kamis (25/11/2021), tanah yang dibeli oleh Token.com itu berukuran 116 petak tanah di pusat kawasan mode (Fashion Street) di Decentraland, sebuah dunia virtual berbasis jaringan Ethereum.

Token.com, lewat keterangan tertulisnya, mengumumkan bahwa tanah digital itu dibeli seharga 618.000 MANA (mata uang digital di Decentraland) atau setara dengan Rp 42,6 miliar, melalui anak perusahaannya yang bernama Metaverse Group.

BACA JUGA:  Instagram Siapkan Aplikasi Baru Guna Saingi Twitter

Setiap bidang tanah digital yang dibeli setara dengan 52,5 kaki persegi (4,8 meter persegi). Itu artinya, secara keseluruhan tanah digital yang dibeli oleh Metaverse Group luasnya mencapai 565,7 meter persegi.

Beli Tanah Untuk Acara Gelar Fesyen


Transaksi yang dilakukan oleh Token.com tersebut menjadi akuisisi terbesar tanah digital di Centraland, hingga saat ini, menurut keterangan dari Decentraland.

Makin mirip dengan duinia nyata, rencananya, tanah digital yang dibeli tersebut akan dimanfaatkan untuk menggelar peragaan busana (fashion show) dan perdagangan dalam industri mode secara digital.

BACA JUGA:  Menkominfo Segera Persiapkan Pembentukan Satgas Percepatan Akses Digital

Tak hanya itu, Metaverse Group juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan beberapa merek fesyen yang ingin menjangkau audiens baru dan memperluas cakupan layanan perdagangan elektronik mereka di dunia virtual (metaverse).

Beberapa brand fesyen kenamaan dunia sejauh ini sudah ada yang masuk ke dunia metaverse. Di antaranya Louis Vuitton dan Burberry. Dua brand mewah tersebut diketahui telah membuat game berbasis NFT untuk mempromosikan mereknya.

“Fashion menjadi area selanjutnya yang akan mengalami pertumbuhan besar di metaverse,” kata Sam Hamilton, Head of Content di Decentraland Foundation.

“Jadi sudah waktunya, Metaverse Group membuat komitmen yang sangat menentukan dengan pembelian tanah di pusat kawasan mode Decentraland ini,” lanjut Hamilton.

BACA JUGA:  Segini Harga Bitcoin Sekarang, Bikin Melongo!

Di sisi lain, CEO Token.com Andrew Kiguel menuturkan, tanah digital berukuran 116 petak di Decentraland itu akan melengkapi portofolio real estat metaverse yang sudah dimiliki perusahaan sebelumnya.

“Kami senang anak perusahaan kami (Meteverse Group) berhasil menyelesaikan transaksi real estat digital yang penting ini,” kata Andrew Kiguel.

Melalui Metaverse Group, Tokens.com disebut akan lebih mengembangkan Fashion Street dan membawa peluang baru bagi merek fashion untuk menampilkan merchandise digital baru. (RP/KOMPAS)

Berita Terkait

Jelang Rilis September 2026, iPhone Fold Disebut Tak Punya Varian Hitam
iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange
Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK
Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp
iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi
Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:12 WIB

Jelang Rilis September 2026, iPhone Fold Disebut Tak Punya Varian Hitam

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:13 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK

Senin, 27 April 2026 - 12:42 WIB

Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp

Minggu, 26 April 2026 - 08:14 WIB

iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi

Berita Terbaru