Puluhan Sungai Kecil di Pulau Bintan Berubah Fungsi

- Publisher

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat lingkungan Kherjuli menyatakan lebih dari 30 sungai kecil di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) telah berubah fungsi karena kepentingan ekonomi dan aktivitas pembangunan. Foto: ANTARA

Pengamat lingkungan Kherjuli menyatakan lebih dari 30 sungai kecil di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) telah berubah fungsi karena kepentingan ekonomi dan aktivitas pembangunan. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Pengamat lingkungan Kherjuli menyatakan lebih dari 30 sungai kecil di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) telah berubah fungsi karena kepentingan ekonomi dan aktivitas pembangunan.

“Sungai-sungai kecil atau anak sungai kerap dianggap parit sehingga ditutup, berubah fungsi menjadi bangunan, jalan, tempat usaha dan rumah penduduk. Ini sangat kami sayangkan,” kata Kherjuli, dilansir dari ANTARA, Senin 29 November 2021.

Presiden LSM Air, Lingkungan dan Manusia itu mengatakan kondisi Pulau Bintan semakin rentan banjir karena tidak ada sungai yang mengalir ke laut. Kondisi itu diperparah dengan pohon bakau yang rusak parah, dan lahan terbuka yang terdapat kubangan usai jadi tambang bauksit dan pasir.

BACA JUGA:  Bapelitbang Bintan Gelar Forum Konsultasi RKPD Tahun 2023

“Kalau drainase yang belum memadai itu bagian kecil dari persoalan banjir, maka sungai-sungai kecil itu persoalan besar, yang potensial menimbulkan banjir,” ujarnya.

Dia meminta pemerintah daerah dan warga untuk mewaspadai potensi curah hujan yang tinggi pada Desember 2021. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Taanjungpinang. Volume curah hujan diperkirakan naik dari 20-70 persen dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan lama.

Dengan kondisi saat ini, upaya antisipasi hanya dapat meminimalisir banjir dan genangan air, pada kawasan tertentu.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Terima PM Lee di Bintan

Hal yang harus dilakukan seperti memastikan aliran air di drainase tidak tersumbat.

“Saya pikir setiap pemda sudah memetakan lokasi rawan banjir dan genangan air, seperti di Tanjungpinang ada 32 titik. Di lokasi itu harus dipastikan dari hulu ke hilir air hujan mengalir,” ucapnya.

Pemerintah daerah diharapkan tidak menganggap sepele persoalan banjir setinggi lutut orang dewasa itu. Banjir setinggi orang dewasa itu membahayakan anak-anak dan ibu hamil, apalagi disertai arus yang kuat.

“Ada sejumlah kasus anak-anak meninggal dunia setelah terbawa arus di drainase yang cukup besar di simpang Jalan Anggrek Merah, contohnya. Ini terjadi saat hujan deras,” katanya.

BACA JUGA:  Mari Sukseskan MTQH XIV Tingkat Kabupaten Bintan 2025

Awal Januari tahun 2021, hujan lebat selama berhari-hari menyebabkan terjadi banjir, dan kerusakan jembatan penghubung jalan di sejumlah kawasan di Bintan. Bahkan sampai saat ini kerusakan jembatan, seperti yang terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit yang dikelola Tirta Madu dapat dilihat.

“Saya pikir kondisi curah hujan yang sama, bahkan lebih parah dapat terjadi. Yang perlu diperhatikan, pemda harus mampu mengendalikan aliran air dari hulu ke hilir sehingga tidak terjadi banjir,” tuturnya. (RS/ANTARA)

Berita Terkait

Pernah Terendam Hingga 1 Meter, Kampung Purwodadi Kini Dikebut Bebas Banjir
KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan
Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan
Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan
Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang
AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital
Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan
Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:07 WIB

Pernah Terendam Hingga 1 Meter, Kampung Purwodadi Kini Dikebut Bebas Banjir

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:35 WIB

KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang

Berita Terbaru