Perawat RS Bhayangkara Rekam Aksi Gantung Dirinya di TikTok

- Publisher

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MN (32) seorang perawat RS Bhayangkara Padang, Sumatera Barat tewas gantung diri di rumahnya di Kompleks Asrama Polisi, Alai Padang Timur, Kota Padang. Korban sempat merekam aksi bunuh diri melalui TikTok. Foto iNews TV/Budi S

MN (32) seorang perawat RS Bhayangkara Padang, Sumatera Barat tewas gantung diri di rumahnya di Kompleks Asrama Polisi, Alai Padang Timur, Kota Padang. Korban sempat merekam aksi bunuh diri melalui TikTok. Foto iNews TV/Budi S

INIKEPRI.COM – MN (32) seorang perawat pegawai harian lepas Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Sumatera Barat ditemukan tewas usai gantung diri di rumahnya di Kompleks Asrama Polisi, Alai Padang Timur, Kota Padang.

Sebelum tewas korban sempat merekam aksi bunuh diri melalui platform media sosial TikTok.

BACA JUGA:  Sakit Hati Diputusin, Pemuda Ini Nekat Sebar Foto dan Video Mesum dengan Mantan Pacar

Sontak hal ini membuat gempar warga Komplek Asrama Polisi Alai Kecamatan Padang Timur Kota Padang

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda dilansir dari SINDONEWS.COM mengatakan, saat ditemukan kondisi MN ditemukan tergantung di depan pintu kamar tidurnya dan live di TikTok.

BACA JUGA:  Bule ini Tetap Berpose Seksi, Padahal Ada Ibu Ibu Lagi Sembahyang

“Petugas kepolisian dari Polresta Padang tiba ke lokasi melakukan proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara. Dari TKP petuga menyita barang bukti HP korban yang digunakan untuk live di TikTok yang digunakan untuk merekam aksinya gantung diri,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Rabu (8/12/2021).

BACA JUGA:  Isu Provinsi Sumatera Tengah Mencuat, Gubernur Riau Tolak Wilayahnya Dicaplok

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan atas motif korban melakukan bunuh diri dan live di medsos.

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan proses autopsi. (RP/SINDONEWS)

Berita Terkait

Efektif 22 April! WFH ASN Kepri Dipindah dari Jumat ke Rabu, Ini Alasannya
Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah
JCH Batam Berangkat Haji Bawa Sambal Bilis & Rendang, Amsakar-Li Claudia Ikut Titip Doa
Retret Lemhannas Jadi Momentum, Ketua DPRD Batam Siap Implementasikan Nilai Kepemimpinan Strategis
Pelepasan 15 Calon Jamaah Haji Belakang Padang Berlangsung Khidmat
Amsakar: Stabilitas Sosial Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam
Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Batam Dorong Perempuan Kuasai Ruang Strategis
Batam Terapkan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Kinerja dan Layanan Harus Tetap Optimal
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Efektif 22 April! WFH ASN Kepri Dipindah dari Jumat ke Rabu, Ini Alasannya

Rabu, 22 April 2026 - 07:27 WIB

Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah

Rabu, 22 April 2026 - 07:26 WIB

JCH Batam Berangkat Haji Bawa Sambal Bilis & Rendang, Amsakar-Li Claudia Ikut Titip Doa

Selasa, 21 April 2026 - 12:55 WIB

Retret Lemhannas Jadi Momentum, Ketua DPRD Batam Siap Implementasikan Nilai Kepemimpinan Strategis

Selasa, 21 April 2026 - 12:14 WIB

Amsakar: Stabilitas Sosial Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam

Berita Terbaru