COVID-19 Tembus 7.010 Sehari, Satgas IDI Minta PTM 100 Persen Dihentikan Sementara

- Publisher

Kamis, 27 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban meminta pemerintah untuk menghentikan sementara pemberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%. Foto: Istimewa

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban meminta pemerintah untuk menghentikan sementara pemberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban meminta pemerintah untuk menghentikan sementara pemberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%.

Hal ini mengingat saat ini perkembangan COVID-19 di Indonesia meningkat drastis. Pada Rabu (26/1/2022) Kemenkes mencatat ada 7.010 kasus baru COVID-19 di Indonesia.

BACA JUGA:  Tidur Kurang dari 5 Jam, Awas Terkena Penyakit Kronis

Data tersebut dirilis dalam laman Peta Sebaran COVID, covid19.go.id, Rabu sore. Kini, total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 4.301.193.

Zubairi menyebut pemerintah harus bergerak cepat melihat kondisi saat ini.

BACA JUGA:  Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Batam 3,26 Persen

Khususnya pemberlakuan PTM 100% harus dihentikan sementara untuk mencegah masifnya penularan COVID-19.

“Tembus 7.000 kasus per hari ini (26/1/2022). Sementara positivity rate lampaui 10%. Ini indikator bahwa sekolah tatap muka tidak lagi aman,” ucap Zubairi dilansir dari fajar.co.id, Rabu (26/1/2022).

BACA JUGA:  Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung

Zubairi menilai pembelajaran jarak jauh bisa menjadi opsi sementara pemerintah untuk saat ini.

“Ada pilihan pembelajaran jarak jauh. Mohon dipertimbangkan untuk menghentikan sementara PTM 100% dan menaikkan PPKM ke level lebih tinggi,” ucapnya. (RBP/FAJAR)

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru