Cegah Penularan Hepatitis Akut,
Pemkab Bintan Tingkatkan Pengawasan

- Publisher

Jumat, 6 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama AF Isnaeni. Foto: ANTARA

Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama AF Isnaeni. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meningkatkan pengawasan melalui fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas guna mencegah penularan hepatitis akut.

Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama AF Isnaeni di Bintan, Kamis 5 Mei 2022, mengatakan pengawasan intensif dilakukan terhadap pasien yang masih berusia anak-anak, karena virus hepatitis akut yang sampai sekarang masih diteliti itu menyerang anak-anak.

Pengawasan dilakukan berdasarkan inisiatif mandiri karena sampai sekarang Kementerian Kesehatan belum mengeluarkan petunjuk pelaksanaan dalam penanganan penyakit ini.

BACA JUGA:  Kemenag Bintan Rilis Himbauan Sambut Tahun Baru Islam 1445 H

Pasien yang mengidap penyakit itu memiliki gejala mata kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, penurunan kesadaran.

“Jika ada anak-anak yang memiliki gejala itu agar segera memeriksakannya ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. Di Bintan sampai sekarang belum ditemukan pasien anak-anak yang mengidap gejala itu,” ujarnya, dilansir dari ANTARA.

Gama mengemukakan virus hepatitis ini menjadi isu global, karena sudah menyerang berbagai negara sehingga ditetapkan sebagai kejadian luar biasa. Virus ini juga sudah masuk ke Singapura, negara yang berbatasan dengan Bintan.

BACA JUGA:  Fase Final MTQH XIV Kabupaten Bintan Berjalan Lancar

Di Indonesia, kata dia, ditemukan tiga kasus di Jakarta sehingga mendapat perhatian khusus dari pemerintah mengingat virus yang menyerang hati anak-anak itu menyebabkan kematian.

“Virus ini masih diteliti, bentuknya mirip COVID-19. Apakah dapat dikelompokkan sebagai manifestasi COVID-19 atau tidak, belum terjawab sampai sekarang,” katanya.

Menurut dia, posisi Kepri, terutama Bintan, sangat rentan karena berdekatan dengan Singapura. Akses dari Bintan ke Singapura maupun sebaliknya juga sudah dibuka pemerintah sejak akhir Februari 2022.

BACA JUGA:  Jaga Kedaulatan, RI Bangun Mercusuar di Pulau Karang Singa

Mobilitas penduduk dari luar daerah ke Bintan juga semakin tinggi sejak menjelang Idul Fitri 1443 H sampai sekarang sehingga masyarakat harus mewaspadainya.

“Belum dapat dipastikan pola penularan virus ini, apakah melalui keringat, udara dan lainnya. Namun tetap harus diwaspadai,” ucapnya.

Upaya antisipasi secara mandiri dapat dilakukan masyarakat yakni menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan yang bergizi, olah raga yang teratur dan istirahat yang cukup. “Gunakan masker dan harus rajin membersihkan tangan,” imbaunya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Pernah Terendam Hingga 1 Meter, Kampung Purwodadi Kini Dikebut Bebas Banjir
KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan
Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan
Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan
Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang
AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital
Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan
Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:07 WIB

Pernah Terendam Hingga 1 Meter, Kampung Purwodadi Kini Dikebut Bebas Banjir

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:35 WIB

KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang

Berita Terbaru