WHO: Korban Meninggal Akibat COVID-19 Capai 16,6 Juta Orang

- Admin

Jumat, 6 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – World Health Organization (WHO) mengumumkan angka resmi jumlah korban pandemi COVID-19 selama kurun 2020-2021.

Berdasarkan data lembaga ini, ada sekitar 14,9 juta orang, atau dalam kisaran lebih luas yakni 13,3-16,6 juta orang, meninggal akibat pandemi.

Angka tersebut diambil dari kasus kematian yang terkait langsung, dan diduga dipengaruhi pandemi COVID-19. Data dikumpulkan WHO sejak 1 Januari 2020-31 Desember 2021.

Mengutip Channel News Asia, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut data ini harus menjadi rujukan bagi semua negara agar mulai menyediakan sistem kesehatan yang tangguh dan kuat ke depannya.

Baca Juga :  Rudi Perkenankan Pembelajaran Tatap Muka, Asal...

“Data ini tidak hanya menunjukkan dampak besar pandemi, tapi juga gambaran besarnya kebutuhan dunia untuk berinvestasi di sistem kesehatan yang lebih kuat, sehingga bisa efektif berjalan selama masa krisis berlangsung, kata Tedros, dikutip Kamis (5/5/2022).

WHO telah menetapkan status COVID-19 sebagai pandemi sejak 30 Januari 2020. Sejak saat itu, kasus kematian langsung pun tidak akibat penyakit ini terus bermunculan setiap harinya di hampir semua negara.

Baca Juga :  Rumah Bordil Ini Tawarkan Layanan Gratis Sauna Seksual Bagi yang Divaksinasi

Angka laporan WHO mengenai jumlah kematian akibat COVID-19 lebih tinggi dibanding angka yang dimiliki tiap negara. Jika dibandingkan, jumlah kematian akibat COVID-19 yang dicatat hampir semua negara di dunia mencapai 6,24 juta kasus per hari ini.

Baca Juga :  Cair Besok, Ini Cara Cek Penerima Bansos Rp 300.000

Data WHO di atas memasukkan angka korban jiwa yang harus meregang nyawa karena tidak bisa mengakses layanan dan fasilitas kesehatan akibat tekanan pandemi. Menurut lembaga ini, 84% dari total selisih angka kematian akibat COVID-19 yang dicatat lembaga ini terkonsentrasi di kawasan Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika.

Organisasi ini juga menunjukkan lebih banyak pria yang meninggal akibat COVID-19 (57%) dibanding wanita (43%). (DI/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental
Sehat Sampai Tua Dimulai dari Sekarang, Ini Kebiasaan Sederhana yang Perlu Dijaga

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:58 WIB

Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB