Kualitas Iman, Ilmu Dan Amal: Momentum Bagi Generasi Muda Islam dalam Mencari Peluang dan Menghadapi Tantangan Masa Depan

- Admin

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amirul Khalish Manik. Foto: Istimewa

Amirul Khalish Manik. Foto: Istimewa

Tantangan yang bakal dihadapi generasi muda Islam akan dan memang terus berkembang, hanya ada jawaban “maju terus dengan kesiapan diri yang kuat untuk menghadapi tantangan dengan memanfaatkan peluang yang ada” atau harus “mundur teratur seraaya menghilangnya peluang”. Generasi muda yang rapuh kualitas iman, ilmu, dan amalnya niscaya hanya menjadi figuran-figuran yang menyertai kehidupan modern.

Ada tujuh tantangan yang dihadapi di masa kini yang tentunya akan membesar volumenya di masa depan. Pertama karena berkembangnya budaya massa diakibatkan kuatnya dominasi teknologi informasi, sehingga berdampak buruh pada keadaan etik dan moral generasi muda Islam. Kedua dengan tumbuh dan berkembangnya sikap hidup yang lebih terbuka, sehingga memungkinkan terjadinya proses perubahan dalam pola pikir yang dijalankan oleh kaum muda. Ketiga dengan adanya sikap hidup yang rasional, maka pertimbangan-pertimbangan ajaran agama tidak lagi menjadi dasar bagi generasi muda dalam bersikap, berpikir, dan bertindak.

Baca Juga :  Manchester United Yang Belum Tentu Juara

BACA JUGA:

Wacana Kemenag RI Untuk Pemetaan Potensi Masjid, Dinilai Perlu Digarap Serius dan Harus Didukung

Keempat, perkembangan sikap dan orientasi hidup kebendaan, bagi generasi muda menjadi sederhana pola hidupnya, ukuran-ukuran kebendaan adalah menjadi tolok ukur sesuatu itu. Kelima meluasnya mobilitas sosial, mempercepat proses interaksi sosial generasi muda dengan lingkungan yang bersifat merusak. Keenam, makin berkembangnya sikap hidup yang individualistis, menyebabkan mudahnya renggang ikatan silaturrahmi dan kebersamaan pada kaum muda yang lebih memilih suasana hidup yang hura-hura. Dan yang ketujuh, munculnya sikap hidup generasi muda yang cenderung longgar pada segala bentuk penyimpangan terhadap ajaran agamanya, karenanya yang disebut kemungkaran, lebih melihatnya dengan kaca mata kuda saja.

Baca Juga :  Sibuk Bahas Sindikat Mafia TPPO, Lupa Musuh Besar Bangsa adalah Kemiskinan

Dalam melintasi gelombang kehidupan yang sarat dengan sifat-sifat tercela dan jalan-jalan tersesat, generasi muda wajib meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal, secara garis besar uraiannya :
 Dengan kualitas Iman, maka generasi muda Islam akan memiliki komitmen yang utuh dalam pengaabdiannya kepada Allah SWT, menolak pedoman hidup yang bertentangan dengan agamanya, bersikap progresif dengan senaniasa melakukan penilaian pada kualitas kehidupannya, tujuan hidupnya yang tegas “lillahi rabbil ‘alamin”, dan selaku manusia tauhid memiliki visi yang jelas tentang kehidupan yang dibangunnya bersama manusia-manusia yang lain:
 Didasarkan pada kualitas ilmu, tentunya generasi muda tidak akan mudah terpengaruh apalagi dipengaruhi oleh pola hidup yang bertentangan dengan ajaran Islam serta mengarahkannya pada upaya mengaplikasikan ilmu yang dikuasainya untuk membangun lingkungan yang Islami;
 Dan karena kualitas amaliahnya yang pada hakikatnya merupakan amanah yang mengandung pertanggungjawaban serta senantiasa amal yang dilakukannya berfokus pada prinsip-prinsip ukhuwah Islamiyah.

Berita Terkait

Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?
Asap, Asa dan Amsakar Achmad
Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini
Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad
Menerobos Rutinitas Birokrasi dengan Adab dan Etika
Kemerosotan Otak dan Pembatasan Media Sosial pada Anak
Haruskah Menderita Atas Nama Indonesia?!
1 Desember, Ditjen Imigrasi Terapkan Penerbitan E-Paspor 100 Persen
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:52 WIB

Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:28 WIB

Asap, Asa dan Amsakar Achmad

Senin, 21 April 2025 - 11:02 WIB

Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini

Selasa, 8 April 2025 - 15:25 WIB

Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad

Selasa, 11 Maret 2025 - 02:08 WIB

Menerobos Rutinitas Birokrasi dengan Adab dan Etika

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB