Rumah di Batam Masuk Nominasi 20 Karya Arsitektur Terbaik di Dunia

- Admin

Sabtu, 11 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Tambah di Batam. Foto: Aga Khan Trust for Culture / Mario Wibowo

Rumah Tambah di Batam. Foto: Aga Khan Trust for Culture / Mario Wibowo

INIKEPRI.COM – Sebuah rumah unik di Batam yang disebut Expandable House masuk nominasi Aga Khan Award for Architecture (AKAA).

Rumah Tambah atau Rubah merupakan karya dari ETH Zurich, arsitek Stephen Cairns yang berkolaborasi dengan Miya Irawati, Azwan Aziz, Dioguna Putra, dan Sumiadi Rahman. Karya ini selesai dibangun pada 2019.

Berdasarkan informasi dari rilis pers proyek ini, Rumah Tambah merupakan sebuah inovasi rumah tinggal berkelanjutan yang secara khusus didesain untuk daerah-daerah tropis dengan tingkat perkembangan yang sangat cepat.

Desain fondasi dan atap bangunan dibuat secara khusus untuk dikembangkan secara vertikal hingga tiga lantai. Rumah Tambah dapat dikembangkan dan diperluas sesuai dengan perkembangan ekonomi dan jumlah anggota keluarga yang menempatinya.

Baca Juga :  Amsakar Terus Dorong Peningkatan Layanan, Camat dan Pegawai Batam Diminta Selalu Siaga Bencana

Rumah ini juga mengedepankan penghematan energi dengan dibuatnya desain yang memungkinkan rumah untuk mengumpulkan energi dari matahari dan air hujan. Tidak hanya itu, rumah ini juga didesain untuk dapat mengelola limbahnya sendiri dengan sistem pembuangan yang terdesentralisasi.

Rumah Tambah ini dirancang untuk dikembangkan di Indonesia dan Asia Tenggara. Namun, sebagai percobaan, prototipe Rumah Tambah dibangun pertama kali di Batam. Karena pada tahun 2015 Batam merupakan kota dengan perkembangan tercepat di dunia.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19, BPJS Beberkan Kemudahan Pelayanan

Dengan desainnya yang sangat fleksibel (menyesuaikan dengan perkembangan manusia di dalamnya), hemat energi, dan berkelanjutan, Rumah Tambah di Batam berhasil menarik perhatian dunia arsitektur. Jika prototipe Rumah Tambah ini berhasil, maka proyek Rumah Tambah akan dikembangkan ke wilayah lain di Indonesia dan Asia Tenggara.

Sebelumnya AKAA mengumumkan daftar 20 besar karya arsitektur terpilih untuk memperebutkan juara pertama. AKAA 2022 diikuti oleh 463 karya arsitektur yang kemudian diseleksi dan menghasilkan 20 besar karya yang berasal dari 16 negara.

Baca Juga :  PPKM Level 4 di Batam dan Tanjungpinang Diperpanjang Hingga 8 Agustus 2021

Aga Khan Award for Architecture merupakan ajang penghargaan untuk karya arsitektur tertua yang telah diselenggarakan sejak tahun 1977. Proses seleksi AKAA menekankan pada karya arsitektur yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat menstimulasi dan merespons aspirasi kebudayaan.

Dalam AKAA 2022, Indonesia berhasil meloloskan dua karya ke dalam nominasi 20 besar. Karya tersebut yaitu Bandara Internasional Banyuwangi dan Rumah Tambah. (RP/DETIKCOM)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB