Buaya Sepanjang 1 Meter Terjerat Pancing di Bintan

- Publisher

Selasa, 14 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) menangkap seekor buaya berukuran 1 meter lebih setelah terjerat pancing umpan daging yang dipasang Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di sungai Kampung Kolong Enam. Foto: ANTARA

Warga Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) menangkap seekor buaya berukuran 1 meter lebih setelah terjerat pancing umpan daging yang dipasang Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di sungai Kampung Kolong Enam. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Seekor buaya berukuran 1 meter lebih terjerat pancing umpan daging yang dipasang Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di sungai Kampung Kolong Enam, Bintan, Kepulauan Riau, Senin 13 Juni 2022.

“Benar, seekor buaya diamankan warga, sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Kepala UPTD Damkar Bintan Timur Nurwendi, dilansir dari ANTARA.

Setelah diamankan, kata dia, buaya tersebut langsung diikat menggunakan tali dan mulut dilakban supaya tidak membahayakan warga sekitar.

BACA JUGA:  Selamat Datang TKA! 150 Pekerja Asal China Tiba di Bintan

Pihaknya menyarankan ke pihak-pihak terkait agar reptil bertubuh besar itu dilepas kembali ke habitatnya, mengingat tempat penangkaran buaya di kawasan Lagoi, Bintan sudah penuh.

Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk merawat seekor buaya cukup besar, karena hewan itu termasuk jenis karnivora atau pemakan daging.

BACA JUGA:  Deretan Nama Bupati Bintan, dari Sejak Masih Bernama Kabupaten Kepulauan Riau

“Sebaiknya dilepas saja ke habitat asli, di laut atau sungai. Bagaimanapun, hewan ini dilindungi dan tak boleh dibunuh,” ujar Nurwendi.

Lebih lanjut ia menyebut dalam beberapa bulan terakhir buaya muara kerap muncul di rawa-rawa hingga perairan sungai di wilayah Bintan. Bahkan buaya memangsa seorang siswi SMP hingga tewas di sungai bawah jembatan lintas barat, kilometer 16 pada akhir bulan April 2022.

BACA JUGA:  Terlibat Perkara Korupsi, Pengusaha di Bintan Dicekal

Kondisi ini pun dikeluhkan banyak warga setempat, karena mereka juga khawatir jika sewaktu-waktu menjadi mangsa buaya, apalagi kemunculan satwa liar ini tak jauh dari pemukiman warga.

“Makanya kita sarankan pihak-pihak terkait memasang papan peringatan bahaya buaya, guna menghindari konflik antara manusia dan hewan tersebut,” tutup Nurwendi. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun
Kesempatan Emas! Pemkab Bintan Buka Beasiswa 2026, Ini Kesalahan Sepele yang Bikin Pendaftar Gagal
Menteri Trenggono Resmikan PT BIG di Kijang, Ansar Ahmad Optimistis Ekonomi Maritim Kepri Melesat
Hadiri Kenduri Ruwahan Bintan, Gubernur Ansar: Perkuat Persatuan dan Keimanan Jelang Ramadan 1447 H
Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, KJK Jadikan Mangrove Simbol Persatuan dan Gotong Royong
SNPDB MAN IC Batam 2026, Calon Siswa dari Bintan Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Siapkan Generasi Qur’ani, 620 Santri TPQ se-Bintan Timur Ikuti Munaqasah Tingkat Kecamatan
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:45 WIB

Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Kesempatan Emas! Pemkab Bintan Buka Beasiswa 2026, Ini Kesalahan Sepele yang Bikin Pendaftar Gagal

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:09 WIB

Menteri Trenggono Resmikan PT BIG di Kijang, Ansar Ahmad Optimistis Ekonomi Maritim Kepri Melesat

Senin, 9 Februari 2026 - 09:43 WIB

Hadiri Kenduri Ruwahan Bintan, Gubernur Ansar: Perkuat Persatuan dan Keimanan Jelang Ramadan 1447 H

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:43 WIB

Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, KJK Jadikan Mangrove Simbol Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terbaru