Pecandu Narkoba Ingin Rehab? Loka Rehabilitasi BNN Batam Jamin Jaga Privasi

- Publisher

Rabu, 22 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loka BNN Batam. Foto: Istimewa

Loka BNN Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Bagi para pecandu narkoba
yang ingin direhabilitasi, Loka Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Batam memastikan akan menjamin privasi, perlakuan yang manusiawi dan tidak ada pungutan biaya.

“Bagi masyarakat Indonesia khususnya Kepri yang ingin sembuh dari kecanduannya, datang saja ke tempat rehab dan kami pastikan privasi anda terlindungi, diperlakukan manusiawi serta tidak ada pungutan biaya,” ujar Kepala Loka Rehabilitasi BNN Batam, dr. Danu Cahyono dilansir dari ANTARA, Selasa 21 Juni 2022.

Ada dua jalur untuk bisa masuk ke pusat rehabilitasi ini, jelas Danu, yang pertama adalah datang sendiri dan yang kedua adalah melalui proses hukum.

BACA JUGA:  Tim Relawan ASLI Satu Komando Menangkan SAYANG di Pilgub Kepri
Kepala Loka Rehabilitasi BNN Batam, dr. Danu Cahyono. Foto: ANTARA

“Yang pertama tadi pemakai atau pecandu narkoba yang ingin rehab datang sendiri dengan didampingi keluarga untuk bisa pulih kembali. Yang kedua melalui proses hukum misalnya seperti, tertangkap memakai narkoba, lalu hakim memutuskan untuk di rehab,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Kepala BNN Baru Petrus Golose, Bersama Tito dan Idham Bekuk Dr Azhari

Terima Bantuan CSR Kimia Farma, Wako Rahma : Ini Menyelamatkan Pegawai dari Narkoba

BACA JUGA:  Seng Penutup di Pelabuhan Pancung Sekupang Kapan Diperbaiki, Bos?!

Untuk syarat pendaftarannya adalah Warga Negara Indonesia (WNI), fotokopi pasien, fotokopi yang bertanggungjawab dan Kartu Keluarga.

“Syarat lainnya seperti berapa harus bawa pakaian. Tapi yang jelas selain itu sudah tersedia di sini, seperti sabun, sikat gigi, pasta gigi dan kelengkapan kebersihan lainnya sudah disediakan oleh negara. Mereka mendapatkan haknya oleh negara,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa Loka Rehabilitasi BNN Batam tidak membeda-bedakan perlakuan orang yang akan masuk untuk di rehab.

“BNN itu sama perlakuannya, mau dia anaknya siapa, pekerjaannya apa, pendidikannya apa. Begitu masuk ke rehab BNN semuanya sama perlakuannya, tidak ada paksaan, tidak ada kekerasan fisik maupun ucapan dan tidak ada nyuap-menyuap. Itu kami lindungi betul,” tegasnya.

BACA JUGA:  Begini Kesepakatan dari PT. Gojek Indonesia. Driver Puas?

Selain perlakuan, fasilitas di Loka Rehabilitasi BNN Batam juga sangat diperhatikan. “Seperti makan tiga kali sehari dan ada makanan ringan dua kali sehari yang kami kasih. Jadi siapapun yang mau mendaftar, kami tidak pernah mempersulit untuk bisa masuk ke sini,” katanya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:15 WIB

Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal

Jumat, 17 April 2026 - 12:03 WIB

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Berita Terbaru