Sejarah Masjid di Anambas, Kebal dari Bom Jepang

- Admin

Sabtu, 27 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Jami' Baiturrahim di Anambas. Foto: Istimewa

Masjid Jami' Baiturrahim di Anambas. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kabupaten Kepulauan Anambas selama ini mempesona setiap siapa saja yang tiba dengan pantai berpasir putih dan pemandangan lautnya yang indah.

Namun, selain wisata baharinya itu, daerah pemekaran Kabupaten Natuna itu juga kaya akan wisata sejarah dan religi.

Masjid Jami’ Baiturrahim, adalah salah bangunan bersejarah yang letaknya di Siantan, Anambas.

Masjid ini dibangun pertama kali pada tahun 1880. Bila dihitung, kini masjid yang terletak di pusat kota Tarempa itu telah berusia lebih dari satu abad, atau sekitar 142 tahun.

BACA JUGA :

Kapal Tertabrak Tangker, Satu Nelayan di Anambas Hilang

Di balik kokohnya bangunan Masjid Jami’ Baiturrahim, ternyata ada cerita menarik di balik sejarah masjid tertua di Anambas ini. Wakil Ketua Pengurus Masjid Jami’ Baiturrahim, Saparudin dilansir dari DETIKCOM, mengatakan sebelum Indonesia merdeka, tepatnya tahun 1941, wilayah Tarempa pernah diserang oleh 7 buah pesawat milik tentara pasukan Jepang. Pesawat tersebut menjatuhkan bom di sejumlah titik di Pulau Siantan.

Baca Juga :  Fakta Menarik Kabupaten Anambas, Pulau Tropis Terbaik di Asia

“Pada saat jepang masih menjajah, peristiwa (itu di) hari minggu pagi pukul 09.00, tanggal 14 September 1941. (Ada) 7 buah pesawat Jepang yang membombardir Kota Tarempa Pulau Siantan, dan termasuk Masjid Teluk Siantan, (atau sekarang) Masjid Jami Baiturrahim Tarempa,” paparnya , dikutip INIKEPRI.COM, Sabtu (27/8).

Baca Juga :  Gubernur Ansar Diminta DPRD Kepri Bentuk Tim Investasi Daerah

BACA JUGA :

Kini, Desa Bayat di Anambas Bisa Nikmati Aliran Listrik PLN Selama 14 Jam

Ajaibnya, meski dijatuhi bom dua kali, namun tidak ada ledakan yang terjadi di Masjid Jami’ Baiturrahim.

Padahal menurut Saparudin, bom meledak di beberapa area lain. Termasuk di sekitar kawasan pasar ikan lama, serta Sungai Sugi yang jaraknya kurang dari 1 Km. Bahkan banyak rumah penduduk yang hancur karena ledakan bom.

“(Iya) di pasar ikan yang lama, daerah pasar dulunya masih pasir dan sungai dan penduduk masih banyak rumah panggung bibir sungai,” ungkapnya.

Meski telah cukup tua, namun bangunan masjid masih berdiri kokoh dan difungsikan sebagai tempat ibadah bagi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Danlanal Tarempa Beri Bantuan ke PKBM 'Anambas Cerdas'

Tak hanya orang tua saja, melainkan anak-anak sekolah dasar di sekitarnya juga rajin melakukan ibadah salat di Masjid Jami’ Baiturrahim.

“(Iya), biasanya jemaah yang datang salat di masjid bisa sampai 150-200 orang,” katanya.

Jika dilihat dari luar, penampakan masjid ini terlihat sederhana. Bentuk struktur bangunannya sebagaimana bangunan pada zaman dulu. Dindingnya hanya dicat warna putih dan hijau.

Pada muka depan terpampang nama masjid yang ditulis dalam bentuk kaligrafi berbahasa Arab.

Lalu persis di bawahnya tertulis nama lokasi tempat masjid berdiri, yakni Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Agar Khutbah Sah: Ini Syarat dan Rukun yang Harus Dipenuhi Khatib
Gubernur Ansar: “Letung Simpul Penting Pelayaran, Sedanau Pusat Perikanan dan Perdagangan”
Kekurangan Guru, Kepala KUA Jemaja Turut Serta Mengajar di MTsS Al-Ma’arif
Li Claudia Gowes Bersama Masyarakat Batam, Ajak Hidup Sehat dan Cinta Lingkungan
Kemenag Anambas Terima 8 CPNS Baru, Perkuat Layanan Umat di Daerah
Kondisi Sehat dan Penuh Semangat, Jemaah Haji Anambas Selesaikan Rangkaian Lontar Jumrah
16 Jemaah Haji Anambas Bersiap Jalani Puncak Ibadah di Armuzna
Meriah dan Penuh Warna, Pawai Ta’aruf Buka STQH IX Kabupaten Kepulauan Anambas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:36 WIB

Agar Khutbah Sah: Ini Syarat dan Rukun yang Harus Dipenuhi Khatib

Kamis, 6 November 2025 - 06:59 WIB

Gubernur Ansar: “Letung Simpul Penting Pelayaran, Sedanau Pusat Perikanan dan Perdagangan”

Sabtu, 26 Juli 2025 - 06:06 WIB

Kekurangan Guru, Kepala KUA Jemaja Turut Serta Mengajar di MTsS Al-Ma’arif

Minggu, 15 Juni 2025 - 11:58 WIB

Li Claudia Gowes Bersama Masyarakat Batam, Ajak Hidup Sehat dan Cinta Lingkungan

Rabu, 11 Juni 2025 - 06:35 WIB

Kemenag Anambas Terima 8 CPNS Baru, Perkuat Layanan Umat di Daerah

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB