Gubernur Ansar Ingatkan Jajaran Pegawai RSUD RAT Untuk Tetap Prima Dalan Melayani Pasien

- Admin

Kamis, 10 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ansar saat menyambangi RSUD RAT, Tanjungpinang, untuk bertemu jajaran manajemen RSUDA RAT. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Ansar saat menyambangi RSUD RAT, Tanjungpinang, untuk bertemu jajaran manajemen RSUDA RAT. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad ingin seluruh ‘civitas hospitalia’ Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Provinsi Kepri, dengan seminimal apapun kemampuan sumber daya, tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, sesuai dengan moto RSUD RAT yakni ‘Melayani dengan Akhlak Mulia’.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ansar saat menyambangi RSUD RAT, Tanjungpinang, untuk bertemu jajaran manajemen rumah sakit membahas peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Rabu 9 November 2022.

Gubernur Ansar pada kesempatan tersebut meminta manajemen RSUD RAT untuk membuka telinga selebar-lebarnya terkait keluhan, aduan dan laporan dari masyarakat mengenai pelayanan yang diberikan. Termasuk laporan masyarakat mengenai panjangnya antrian pendaftaran pasien BPJS belakangan ini.

BACA JUGA :

Gubernur Ansar Dukung Percepatan Jembatan Udara Kepri

Baca Juga :  Kukuhkan Pengurus Puspa, Wako Rahma Ajak Perkuat Sinergi Untuk Lindungi Perempuan dan Anak

“Terkait laporan masyarakat mengenai antrian panjang di pendaftaran, mari kita cari solusinya, bagaimana hal itu tidak sampai terjadi lagi. Kasihan masyarakat, terutama pasien, sudah sakit, mau berobat, panjang pula antriannya” ujar Gubernur Ansar.

Sebagai informasi, panjangnya antrian pasien BPJS sebagai akibat aturan baru pemberlakuan wajib fingerprint bagi pasien tujuan seluruh poliklinik, kecuali poliklinik anak. Di mana sebelumnya kewajiban fingerprint pasien hanya ke 4 poliklinik saja yakni fisioterapi, jantung, mata, dan hemodialisa.

Dari diskusi, didapat beberapa solusi dari permasalahan antrian panjang tersebut sebelum pemberlakuan Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS) yang baru dapat diimplementasikan di Bulan Desember mendatang, di antaranya penambahan jumlah petugas dan loket pendaftaran di jam-jam ramai, pemberlakuan screening secara online bagi pasien kontrol, pemberlakuan pendaftaran manual bagi pasien yang tidak bisa diinput fingerprintnya, serta pasien BPJS yang mengambil obat, dapat langsung diarahkan ke farmasi tanpa perlu fingerprint.

Baca Juga :  Jelang lebaran, Penumpang Pelabuhan Tanjungpinang 1.700 Orang Per Hari

BACA JUGA :

Gubernur Ansar Resmi Buka Mubes IV LAM Kepri 2022

“Segera terapkan solusi-solusi tersebut, jangan sampai masalah ini berlarut, beberapa hari lagi saya akan kembali, kita lihat perkembangannya” pesan Gubernur Ansar.

Memang Gubernur Ansar sangat concern terhadap pelayanan, yang menurutnya dengan pelayanan yang baik saja, sudah dapat membuat pasien merasa lebih baik dari penyakitnya. Ia juga berpesan kepada seluruh civitas hospitalia RSUD RAT untuk lebih ramah melayani pasien dengan menerapkan 3S, senyum, sapa dan salam.

“Pengalaman saya, saat berobat, dengan senyum saja sudah sedikit mengobati sakit. Layani dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Kita semua sudah diberi gaji dan tunjangan memang untuk melayani masyarakat”ujarnya.

Baca Juga :  Kunker di Dua Titik di Batam, Gubernur Ansar Disambut Antusias Masyarakat

Terakhir Gubernur Ansar mengapresiasi program-program yang sudah dilaksanakan dan telah direncanakan oleh manajemen RSUD RAT. Ia menilai program-program tersebut sejalan dengan peningkatan pelayanan.

“Soal program-program RS, lanjutkan, kita akan kejar pembangunan. Saat ini kita sedang mengupayakan agar kemampuan fiskal kita bertambah dalam jumlah yang signifikan karena objek ekstensifikasi PAD yang punya potensi besar menjadi prioritas karena beberapa infrastruktur sudah kita bangun” tutup Gubernur Ansar.

Hadir dalam rapat tersebut Direktur RSUD RAT dr. Yusmadeni, Tim Percepatan Pembangunan Sarafudin Aluan dan Suyono, Widyaiswara Ahli Utama Lamidi, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tanjungpinang dr. Fauzi Lukman Nurdiansyah, serta jajaran Manajemen RSUD RAT. (DI)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru